Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) berhasil memenangi Sprint. Padahal, ia sebelumnya gagal lolos langsung ke Q2. Akan tetapi, Spaniard mampu melewati Q1 dan kemudian mengamankan posisi start kedua – menandai hasil kualifikasi terbaiknya musim ini.
Dalam balapan Tissot Sprint, Fernandez memimpin di Tikungan 3 pada lap pertama, dan mempertahankannya hingga finis. Ia mengungguli Jorge Martin (Aprilia Racing) serta Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Namun, di balik kemenangan Sprint yang diraih oleh Fernandez, sang pembalap mengaku tengah menghadapi masa-masa sulit perihal masa depannya.
"Bagi saya, beberapa minggu terakhir ini merupakan momen terindah dan sekaligus tersulit dalam hidup saya. Itu karena informasi dan laporan yang saya lihat beberapa minggu terakhir ini sulit untuk dihadapi," tuturnya.
"Saya memiliki tim hebat yang memberi saya pelatihan dan dukungan psikologis. Saya juga memiliki tim komunikasi. Situasinya tidak mudah, seperti yang semua orang tahu. Saya menangis sepanjang lap setelah bendera finis dikibarkan. Saya rasa saya tidak akan berada di sini tanpa keluarga dan saudara laki-laki saya. Mereka ada di sana untuk mendukung saya.
"Kemarin (Jumat) bukanlah hari yang sulit. Saya memiliki kecepatan yang cukup dan melakukan pekerjaan dengan baik. Saya hanya tidak langsung lolos ke Kualifikasi 2, tetapi mereka menyemangati saya dengan senyuman. Saya pikir itu adalah hal terpenting dalam hidup.
"Apakah saya mengendarai motor atau tidak, itu bukan urusan saya. Setiap kali saya mengendarai motor, saya akan memberikan yang terbaik. Saya akan mencoba memberikan 100%. Yang terpenting adalah memiliki keluarga saya. Tidak ada yang bisa mengambilnya dari saya," tandas Fernandez.
Kontrak antara Fernandez dan Trackhouse MotoGP Team akan berakhir pada akhir 2026. Sejumlah nama telah dikaitkan dengan kursi di tim balap Amerika Serikat itu untuk musim depan.
Menanggapi situasi dan kelanjutan masa depannya, Fernandez mengatakan bahwa dirinya tak pernah memikirkan soal perpanjangan kontrak. Ia hanya bertekad untuk selalu harus memberikan yang terbaik saat beraksi di lintasan.
"Itulah mengapa hari ini saya adalah pembalap Trackhouse, dan saya akan terus menjadi pembalap Trackhouse hingga akhir musim. Sebagai seorang profesional, saya harus berjuang dengan sekuat tenaga," ucapnya.
"Hasilnya mungkin baik atau buruk, tetapi tidak ada yang dimulai tanpa usaha. Yang penting adalah berjuang dan bersenang-senang. Apa pun yang terjadi tahun depan, saya memiliki keluarga saya. Mulai hari ini, saya dapat hidup dengan tenang," imbuh Fernandez.