Veda Ega Pratama (Honda Team Asia) meninggalkan Assen dengan penuh kekecewaan. Akhir pekannya yang dibangun dengan baik harus berakhir tanpa poin. Memiliki kecepatan dan berpotensi mendulang poin secara maksimal, pembalap bernomor #9 itu justru melakukan sebuah kesalahan.
Memulai balapan Moto3 dari posisi ketujuh di grid, Veda melakukan start bagus. Ia langsung bergabung dalam pertarungan di barisan depan. Sang rider terus naik posisi, bahkan sempat menempati posisi pertama setelah menyalip Max Quiles (CFMOTO Gaviota Aspar Team) serta David Almansa (Liqui Moly Dynavolt Intact GP).
Namun, Veda kehilangan momentum pada Lap 7 usai kontak dengan Adrian Fernandez (Leopard Racing) dan Jesus Rios (Rivacold Snipers Team, yang membuatnya melorot turun ke posisi ke-10.
Veda lalu berupaya memulihkan posisinya. Tetapi sayang, ia kehilangan daya cengkeram dari bagian belakang motornya saat keluar dari Tikungan 3. Veda lalu jatuh lowside di Tikungan 4. Beruntung, kondisinya baik-baik saja.
"Balapan hari ini benar-benar bencana karena saya tidak bisa finis, jadi saya sangat kecewa. Setelah akhir pekan yang begitu baik dan dengan perasaan yang begitu baik, sulit bagi saya untuk menerima hasil ini," tuturnya.
"Namun, saya juga melihat sisi positifnya karena perasaan mengendarai motornya sangat baik. Saya mampu bersaing dengan para pemimpin balapan, memperebutkan posisi terdepan, dan menunjukkan potensi saya."
This is what happened to Veda Pratama 💥#DutchGP 🇳🇱 pic.twitter.com/YDPY9vipom
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 28, 2026
Mengakui bahwa kecelakaan karena kesalahan yang dilakukannya, Veda juga mengevaluasi dirinya, terutama dalam bagaimana menghadapi situasi saat bertarung melawan barisan rival di dalam grup besar.
Kendati kecewa pulang dengan tangan hampa, pembalap bernomor #9 itu tak mengendur semangatnya. Ia bertekad untuk tampil kuat di Sachsenring dua pekan mendatang.
"Mungkin saya perlu sedikit lebih cerdas selama balapan dan mengelola beberapa situasi dengan lebih baik," ucap #9.
"Kecelakaan itu juga merupakan kesalahan saya, jadi saya akan mengambil pelajaran dari hari ini. Tentu saja, saya kecewa, tetapi saya tahu kami memiliki kecepatan dan kepercayaan diri. Saya akan kembali lebih kuat di (Grand Prix) Jerman."