Balaton Park? Hmm, sepertinya lebih tepat Balaton Marc. Bagaimana tidak. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) berada pada level yang berbeda. Kendati kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya pascaoperasi bahu kanan dan kaki kanan, rider #93 menunjukkan kebangkitan dengan menyapu bersih Grand Prix Hungaria.
Marquez tak hanya berhasil mengonversi pole position menjadi kemenangan dalam balapan Tissot Sprint. Ia melengkapinya dengan pencapaian bersejarah, yakni menorehkan kemenangan ke-100 Grand Prix, serta mempersembahkan kemenangan MotoGP ke-100 untuk Ducati.
Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) harus mengakui keunggulan rivalnya, sementara Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) membawa pabrikan Borgo Panigale kemas podium ganda di GP Hungaria.
Terjadi insiden yang melibatkan lima pembalap sekaligus di Tikungan 1 selepas lampu start padam. Manuver pengereman Jorge Martin (Aprilia Racing) membuatnya kehilangan kendali atas motornya. Ia memicu kontak dan menyeret rekan setimnya, Marco Bezzecchi, ke gravel. Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team), Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) serta Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) juga terkena dampaknya.
Beruntung, Bez, Fernandez, dan Aldeguer dalam kondisi baik-baik saja. Martin menuju ke medical centre untuk pemeriksaan, sedangkan Diggia dapat melanjutkan balapan, meski kehilangan banyak posisi.
Saat sebagian rivalnya tersingkir lebih awal, Marquez dan Acosta langsung bertarung demi posisi terdepan. Lap kedua, Acosta menyalip Marquez di Tikungan 4. Memimpin balapan, Acosta memacu kencang motornya. Akan tetapi, tidak mudah baginya untuk menjauh dari Marquez. Jarak yang sempat menyentuh 1,3 detik, dapat dipangkas oleh Marquez. Aksi pengejaran #93 terhadap #37 dimulai.
Lap 14, Marquez melancarkan serangan. Namun, Acosta mampu membalas. Kontak antara kedua pembalap tak terhindarkan. Satu lap berikutnya, Marquez menyerang lagi. Acosta masih bisa menangkis. Marquez langsung bereaksi dan menyalip rivalnya. Kali ini, Acosta tak kuasa menahan gempuran rider Ducati itu.
WOAAAAH
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 7, 2026
BIG CONTACT BETWEEN @37_pedroacosta and @marcmarquez93 ⚔️#HungarianGP 🇭🇺 pic.twitter.com/hsw0vLlZXy
Mengambil alih posisi pertama, laju kencang Marquez sudah tidak dapat dibendung. Ia melenggang mulus melewati garis finis dengan melakukan selebrasi 6-7. Ini menandai kembalinya Marquez ke podium tertinggi Grand Prix sejak GP Jepang 2024.
Acosta finis kedua, menjadikannya sebagai pembalap MotoGP dengan 13 podium tanpa kemenangan. di belakangnya, Bagnaia berlomba sendirian untuk posisi ketiga. Sementara itu, Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) finis kelima setelah menaklukkan Luca Marini (Honda HRC Castrol). Rookie Diogo Moreira meraih hasil terbaiknya sejauh ini, yaitu posisi keenam.
Performa gemilang ditunjukkan pembalap pengganti Iker Lecuona (BK8 Gresini Racing MotoGP) yang mengamankan finis ketujuh. Ia finis di depan Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) dan Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3), dengan Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) mengatasi perlawanan rookie Toprak Razgatlioglu (Prima Pramac Yamaha MotoGP) untuk perebutan Top 10.
Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) dihukum penalti 16 detik atas pelanggaran tekanan ban. Namun, itu tak memengaruhi posisinya. Ia tetap finis ke-15, satu tingkat di atas pembalap pengganti, Cal Crutchlow (Castrol Honda LCR).
BOUNCING BACK FROM INJURY YET AGAIN 💪@marcmarquez93 IS VICTORIOUS 🥇#HungarianGP 🇭🇺 pic.twitter.com/nEsQ3wieoh
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) June 7, 2026
Klasemen
Meski gagal finis, Marco Bezzecchi tetap memuncaki klasemen. Begitu pula Jorge Martin yang bertengger di peringkat kedua, serta Fabio Di Giannantonio dalam tiga besar.
Pedro Acosta kini mengumpulkan 132 poin, hanya berjarak lima poin di belakang Diggia. Adapun, Marc Marquez naik ke peringkat kelima. Ia sekarang terpaut 72 poin dari Bezzecchi.
Ronde 9 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 akan diselenggarakan dalam Grand Prix Ceko di Brno pada 19 – 21 Juni mendatang.
HASIL LENGKAP MOTOGP GP HUNGARIA!