Mengulangi performa apiknya sepanjang akhir pekan di Sirkuit Barcelona-Catalunya lalu, Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) menepis kekecewaan atas hasil balapannya dengan memimpin Tes Barcelona pada Senin (18/5). El Tiburon mengungguli Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) dan Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech 3). Tiga teratas hanya dipisahkan 0,117 dan jarak satu detik antara 13 pembalap.
Tes Barcelona berakhir lebih awal lantaran guyuran hujan deras jelang sesi sore hari waktu setempat. Alhasil, kondisi cuaca ini membuat para pembalap bertahan di dalam garasi masing-masing. Dengan semua catatan waktu dicetak saat sesi pagi hari, maka secara resmi uji coba dinyatakan selesai lebih dari satu jam lebih cepat dari jadwal.
Adapun terjadi kecelakaan yang dialami Jorge Martin (Aprilia Racing) pada sesi pagi. Ia sempat menjalani pemeriksaan di medical centre, kemudian dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Beruntung, tidak ditemukan cedera patah tulang.
RED BULL KTM FACTORY RACING & TECH 3
Pole position, podium Sprint, masalah teknis dan jatuh di tikungan terakhir pada lap terakhir, Acosta menghadapi GP Catalunya yang penuh lika-liku. Tak ada yang bisa menghentikan laju kencangnya dalam Tes Barcelona. Ia menguasai posisi pertama setelah beberapa lap awal yang lebih kambat, serta masalah teknis kecil. Rekan setimnya, Brad Binder, berada di posisi ke-12. Pembalap Afrika Selatan itu menguji sebagian besar komponen yang sudah pernah digunakan sebelumnya.
Bastianini mengalami akhir pekan tanpa poin pertama musim ini, tetapi ia bangkit kembali dengan bertengger di urutan ketiga Tes Barcelona. Setelah kembali beraksi dan mencatatkan finis ke-11 di GP Catalunya, Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech 3) mampu tampil cepat. Top Gun memuji peningkatan yang dilakukan pada bagian depan RC16 miliknya, yang tercermin dalam posisi keempat yang ditempatinya. Tak ada masalah bahu yang perlu dikhawatirkan, pembalap #12 ini pun berharap dapat melihat komponen terbaru KTM di GP berikutnya. Tiga KTM masuk empat besar, hal yang menggembirakan menjelang Ronde 7 di Mugello.
MONSTER ENERGY & PRIMA PRAMAC YAMAHA MOTOGP
Posisi kedua dan hanya terpaut 0,064 detik, Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) terkesan dengan cengkeraman yang ia temukan di Sirkuit Barcelona-Catalunya. Namun, El Diablo menganggap ini karena banyak bekas karet ban di permukaan lintasan, bukan lantaran solusi yang ditemukan di dalam garasi Yamaha. Kendati demikian, posisi kedua dan hanya terpaut beberapa 0,1 detik dari waktu kualifikasinya adalah pertanda positif bagi sang Juara Dunia MotoGP 2021, yang harus menyesuaikan sayap depan barunya. Rekan setimnya, Rins, menempati posisi ke-13 dan terakhir dari para pembalap yang berada dalam jarak satu detik dari catatan waktu Acosta.
Di kubu Yamaha lainnya, Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) menduduki urutan ke-16. Sedangkan rookie Toprak Razgatlioglu posisi ke-19. Miller juga menggunakan sayap depan baru Yamaha dan langsung beraksi, sementara El Turco menempuh 45 lap, terbanyak di antara semua pembalap. Data berharga bagi Juara Dunia WorldSBK tiga kali ini, yang kesulitan di GP Catalunya.
APRILIA RACING, TRACKHOUSE MOTOGP TEAM
Setelah balapan yang dramatis bagi kedua pembalap, Raul Fernandez dan Ai Ogura dari Trackhouse MotoGP Team kembali beraksi pada Tes Barcelona. Keduanya melahap sebanyak total 74 lap. Lap tercepat diraih pada lap terakhir. Fernandez posisi kelima, diikuti Ogura untuk posisi keenam, masing-masing sebagai pembalap Aprilia terbaik. Tim balap milik Justin Marks itu sebagian besar fokus pada set-up motor.
Martin harus mengakhiri uji coba lebih awal setelah kecelakaan di Tikungan 7. Ia dibawa ke medical centre, dan kemudian dipindahkan ke rumah sakit untuk perawatan serta pemeriksaan lebih lanjut. Tidak ditemukan patah tulang, tetapi Martin perlu istirahat sebelum balapan di Mugello.
Sebelum terjatuh, paket aerodinamika menjadi agenda pengujian bagi Martinator, yang menghuni posisi ke-17 dengan hanya menempuh 15 lap. Rekan setimnya yang memimpin klasemen kejuaraan, Marco Bezzecchi, posisi ke-11. Usai akhir pekan yang sulit, ia menantikan Grand Prix kandangnya di Mugello akhir pekan depan.
DUCATI LENOVO TEAM, PERTAMINA ENDURO VR46 RACING TEAM, & BK8 GRESINI RACING MOTOGP
Tiga tim Ducati beraksi dan masing-masing menurunkan satu pembalap. Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) absen karena cedera, sedangkan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) masih dalam proses pemulihan dari kecelakaan di GP Catalunya. Dan meskipun akhirnya menang, cedera akibat kecelakaan saat bendera merah pertama dikibarkan membuat Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) absen Tes Barcelona.
Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) hanya terpaut 0,3 detik dari catatan waktu Acosta, sementara Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) berjarak tipis 0,045 detik di belakang Aldeguer. Satu-satunya pembalap yang melakukan pekerjaan pengembangan adalah Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) yang terus menguji lengan ayun baru yang terlihat selama akhir pekan GP Catalunya. Pecco merampungkan Tes Barcelona pada posisi ke-10.
HONDA HRC CASTROL & PRO HONDA LCR
Hadiah terbaik Honda diraih oleh Diogo Moreira (Pro Honda LCR), yang berada di posisi kesembilan, sama seperti hasil balapannya di GP Catalunya. Bintang Brasil ini fokus pada set-up motor sepanjang hari pengujian.
Dengan seragam Honda HRC Castrol, Luca Marini unggul tipis atas rekan setimnya, Joan Mir, untuk posisi ke-14 secara keseluruhan dan dengan selisih hanya 0,014 detik. Marini memiliki fairing samping baru untuk digunakan, sedangkan Mir memiliki knalpot baru yang lebih kecil dan lengan ayun yang dimodifikasi.
Susunan pembalap Honda berkurang saat Tes Barcelona. Johann Zarco (CASTROL Honda LCR) absen karena cedera setelah kecelakaan mengerikan di Tikungan 1 dalam GP Catalunya.
Ya, Itu saja! Sepekan di rumah dan kemudian berangkat ke perbukitan Tuscan untuk putaran Grand Prix Brembo Italia yang menanti di Mugello!