Tuntas sudah misi Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) untuk meraup 37 poin penuh dalam akhir pekan di Motul Grand Prix Jepang. Usai mengamankan medali emas pada Tissot Sprint, Juara Dunia MotoGP tujuh kali ini melanjutkan performa kuatnya dengan memenangi balapan Grand Prix. Rider #93 mengalahkan pemuncak klasemen, Jorge Martin (Aprilia Racing), sementara Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) meredam Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) dalam perebutan posisi ketiga.
Martin melesat kencang dari pole position untuk memimpin balapan selepas lampu start padam, diikuti Marc Marquez serta Bezzecchi, sementara Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) mengungguli Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) dan Bastianini.
Di sisi lain, start buruk membuat Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) terlempar keluar dari 10 besar. Diggia bahkan lalu disalip Johann Zarco (Castrol Honda LCR) dan Luca Marini (Honda HRC Castrol).
WE ARE GOOOOOO IN #MotoGP! 🚥 @88jorgemartin leads the pack after a great start! ⚔️ #JapaneseGP 🇯🇵 https://t.co/Otg9wxUBhi
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 4, 2026
Perebutan kemenangan dengan cepat mengerucut antara tiga pembalap, yakni Martin, Marc Marquez, dan Bezzecchi. Ketiganya bahkan saling beradu dalam mencetak lap tercepat. Namun, mulai Lap 5, kecepatan Bezzecchi mengendur—menyisakan pertarungan di barisan depan antara dua Juara Dunia MotoGP.
Perburuan Marc Marquez terhadap Martin dimulai pada Lap 7. Ia memangkas jarak dari rivalnya setelah mencetak lap tercepat, sembari terus memberikan tekanan. Pada awalnya, Martinator dapat menahan pembalap Ducati itu. Namun, pertahanan Martinator akhirnya runtuh saat balapan memasuki Lap 11. Tepat di Tikungan 9, Marc Marquez melancarkan manuver overtake.
👊 @marcmarquez93 HITS THE FRONT #JapaneseGP 🇯🇵 https://t.co/wAurYkXPd8
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 4, 2026
Martin sempat berupaya membalas pada satu lap berikutnya, tetapi ia membuat kesalahan dan melebar di Tikungan 9. Menyadari sudah kehilangan momentum, pembalap Aprilia itu pun memilih untuk mengamankan posisi kedua.
Nyaris tak ada perlawanan memasuki lap-lap akhir, Marc Marquez mengendalikan penuh balapan dan akhirnya berhasil menjadi pemenang. Kemenangan ganda di Motegi jelas memiliki arti penting dalam menjaga asa juara #93 pada perburuan titel MotoGP musim ini.
MOTEGI MAGIC BY @marcmarquez93 🥇 #JapaneseGP 🇯🇵 https://t.co/C4JQSnK9kw
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 4, 2026
Sedangkan posisi ketiga diraih Bezzecchi yang mendapat serangan akhir dari Bastianini. Namun, Bez dapat menangkis kompatriotnya itu dengan selisih hanya 0,078 detik di garis finis. Sementara itu, posisi kelima diraih Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) yang berhasil mengalahkan pahlawan tuan rumah Ai Ogura serta Acosta, saat ketiganya bersaing sengit pada sebagian besar balapan.
Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) bangkit dari hasil buruk dalam Sprint Motegi dengan merebut finis kedelapan. Pecco menaklukkan Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP), sedangkan Marini menembus Top 10—yang kali terakhir dicetaknya di Assen lalu.
Tampil menggantikan Joan Mir, Somkiat Chantra (Honda HRC Castrol) tampil impresif. Setelah mengalahkan Marini saat kualifikasi, pembalap Thailand itu berhasil mencatatkan finis ke-13. Kong finis di depan Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech3) dan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Dua pembalap gagal menyentuh garis finis, yaitu Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) serta rookie Diogo Moreira (Pro Honda LCR).
Only 2 points separate the Top 2 🤏 #JapaneseGP 🇯🇵 https://t.co/dV8rwCcNGb
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) October 4, 2026
Klasemen
Hanya selisih dua poin yang memisahkan Jorge Martin dan Marc Marquez pada klasemen, sedangkan Marco Bezzecchi kini terpaut 49 poin.
Ai Ogura naik ke peringkat kelima, menggusur Fabio Di Giannantonio. Keduanya berjarak tujuh poin saja. Lalu, peringkat kedelapan sekarang ditempati Francesco Bagnaia dengan perolehan 164 poin.
Ronde 17 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 akan diselenggarakan di Grand Prix Indonesia pada 9-11 Oktober akhir pekan depan.