100 Kemenangan Grand Prix untuk Marc Marquez, dan 100 kemenangan MotoGP untuk tim pabrikan Ducati. Bisa dibilang, hari Minggu (7/6) lalu di Balaton Park bukanlah hari yang buruk bagi Ducati Lenovo Team. Pasalnya, sang Juara Dunia bertahan merayakan kesuksesan ganda pada perayaan ulang tahun ke-100 pabrikan Borgo Panigale.
Dua ikon MotoGP mencapai angka ajaib 100 pada hari yang sama terasa pas. Ducati Lenovo Team merekrut pembalap #93 untuk bergabung pada 2025, berpasangan dengan Juara Dunia MotoGP 2022 dan 2023, Francesco Bagnaia. Keduanya menciptakan tim impian MotoGP.
Dan betapa menakjubkannya impian itu musim lalu. Comeback terbesar dalam sejarah MotoGP terjadi, saat Marquez merengkuh gelar juara di GP Jepang. Dalam perjalanan menuju titel Kejuaraan Dunia, ia membukukan 11 kemenangan Grand Prix. Sebuah kombinasi pembalap dan motor yang tak terkalahkan.
Jumlah kemenangan Marquez, ditambah dua kemenangan Bagnaia, membawa tim pabrikan Ducati mengemas 99 kemenangan di MotoGP. Kemudian, setelah cedera Marquez dan kebangkitan Aprilia Racing yang mengesankan, Ducati tiba-tiba mengalami masa paceklik. Baik Marquez maupun Bagnaia tak mampu memenangi Grand Prix dalam 12 percobaan, hingga sirkus MotoGP kembali ke Balaton Park.
Penantian yang lebih lama dari yang diperkirakan, tetapi akhirnya, angka 100 kemenangan berhasil diraih dengan gemilang. Ini adalah kemenangan ke-12 Marquez dengan mengenakan warna merah Bologna, yang menempatkannya pada urutan keempat dalam daftar pemenang di tim pabrikan Ducati. Ia terpaut dua kemenangan di belakang Andrea Dovizioso, 11 kemenangan di belakang Casey Stoner, dan 19 kemenangan di belakang rekan setimnya saat ini, Pecco.
Sejak kemenangan Loris Capriossi di GP Catalunya 2003 silma, kemenangan pertama untuk tim pabrikan Ducati, 10 pembalap lain telah meraih kemenangan mewakili warna merah terkenal dari merek Italia tersebut. Dan dari 11 pembalap tersebut, tiga di antaranya telah mengantongi hadiah utama untuk Ducati, yakni titel Kejuaraan Dunia MotoGP. Di antaranya Stoner pada 2007, Bagnaia musim 2022 dan 2023, serta Marquez pada 2025.
Jumlah kemenangan untuk tim pabrikan Ducati:
31 – Pecco Bagnaia.
23 – Casey Stoner.
14 – Andrea Dovizioso.
12 – Marc Marquez.
7 – Loris Capirossi.
3 – Jack Miller.
3 – Jorge Lorenzo.
3 – Enea Bastianini.
2 – Danilo Petrucci.
1 – Troy Bayliss.
1 – Andrea Iannone.
Marquez dan Bagnaia tentunya akan berupaya menambah jumlah kemenangan sepanjang 2026, sebelum lahirnya era baru MotoGP pada 2027.
Selamat kepada Ducati atas pencapaian penting ini, dan semoga akan ada lebih banyak pertarungan antara pembalap Bologna dan para elit MotoGP lainnya dalam musim yang mendebarkan ini.
Namun, tunggu dulu. Untuk merayakan kemenangan ke-100 tim pabrikan Ducati, kami telah menyediakan video balapan kemenangan pertama, ke-25, ke-50, dan ke-75 yang bisa ditonton secara gratis di bawah ini: