Babak Baru Bastianini Menutup Tirai Keputusan Ducati

Perekrutan Enea Bastianini oleh Red Bull KTM Tech3 sekaligus mengakhiri saga Ducati, yang sebelumnya juga dikaitkan dengan Jorge Martin dan Marc Marquez.

Sungguh minggu-minggu penuh kesibukan. Silly Season 2025 mengguncang fondasi Kejuaraan Dunia MotoGP™. Tanpa diragukan lagi, salah satu episode yang paling menonjol adalah bursa pembalap Ducati Lenovo Team – menghasilkan efek domino, serta melibatkan berbagai pabrikan papan atas. Akhirnya itu ditutup dengan pengumuman Enea Bastianini yang bakal bergabung dengan Red bull KTM Tech3 mulai musim depan.

Tiga Kandidat untuk Satu Kursi

Menjadi rekan setim Francesco Bagnaia, Bastianini bertekad dapat memperbarui kontraknya setelah tahun pertama yang sulit lantaran dibekap cedera. Podium di Portimao dan Austin membuka harapan #23. Bahkan didukung oleh Pecco yang tak menyembunyikan akan preferensi terhadap calon tandemnya. Kedua pembalap mengemas ‘Festa della Repubblica’ yang tak terlupakan dengan raihan finis 1-2 di Mugello. Saat manuvernya berhasil taklukkan Jorge Martin (Prima Pramac Racing), seolah membuka peluang Bestia untuk melawan Martinator dan Marc Marquez (Gresini Racing MotoGP™) dalam perebutan kursi pabrikan Ducati.

 

Martin Ciptakan Efek Domino

Namun, usai raihan podium yang gemilang di GP Italia, Gigi Dall'Igna selaku General Manager Ducati Corse, menyatakan bahwa kebangkitan Bastianini seharusnya tidak berdampak besar pada keputusan akhir. Kejutan lalu datang jelang berakhirnya Tes Mugello. Pada pukul 6 sore waktu setempat, Aprilia mengumumkan perekrutan Martinator, yang mana #89 didapuk sebagai pengganti Aleix Espargaro yang akan pensiun akhir musim ini. Dan terjadilah efek domino.

Marquez dan Bastianini Menutup Lingkaran

Setelah masa depan Martin dipastikan terikat dengan pabrikan Noale, perhatian kembali tertuju pada Ducati. Siapakah yang bakal dipilih antara Bastianini dan Marquez. Walau begitu, semua tanda jelas mengarah ke #93. Bertanggal 5 Juni 2024, pabrikan Borgo Panigale resmi mengumumkan Marquez yang mengantongi kontrak berdurasi hingga 2026. Kepindahan sang Juara Dunia delapan kali itu menandai salah satu penandatanganan terbesar dalam sejarah olahraga ini. Adapun menyangkut nasib Bastianini, hanyalah soal masalah waktu. Seminggu kemudian, Red Bull KTM Tech3 mengumumkan perekrutannya untuk 2025. Dipasangkan dengan Maverick Vinales, keduanya membentuk susunan tim yang solid.

Pasar yang Tak Ada Habisnya

Bab terakhir dari keputusan Ducati telah ditetapkan, memberikan epilog untuk rangkaian yang tidak terlupakan, yang konsekuensinya belum sepenuhnya diketahui. Apa dampak akhir dari komitmen Ducati terhadap Marquez dalam hal penetapan grid MotoGP™ 2025? Pergerakan terus berlanjut. Dan melalui motogp.com, kami akan terus memberi Anda informasi terkini tentang semua berita yang dihasilkan oleh salah satu pasar pembalap paling menarik dalam sejarah olahraga yang menarik di dunia ini.