Rahasia di Balik Penampilan Apik Alex Marquez

Pada tahun keenamnya berkompetisi dalam Kejuaraan Dunia MotoGP, Alex Marquez sukses mejadi Runner-Up pada musim 2025.

Finis kedua saat balapan Tissot Sprint di Sepang akhir pekan lalu memastikan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing) menempati peringkat kedua klasemen. Prestasi ini dicapainya berkat catatan 11 podium – termasuk tiga kemenangan Grand Prix dan satu kemenangan Sprint.

Melakoni debut MotoGP pada 2020 bersama Repsol Honda Team, Alex Marquez mengakhiri musim di peringkat ke-14 klasemen akhir. Setahun kemudian, ia memperkuat LCR Honda Castrol, yang mana hingga musim 2022.

MotoGP 2023 menandai petualangan barunya bersama Gresini Racing. Kendati sempat kesulitan beradaptasi dengan motor Ducati, Alex Marquez akhirnya berhasil menjinakkan Desmosedici GP dan menjelma sebagai penantang secara reguler di barisan depan.

"Peringkat kedua secara keseluruhan berarti saya yang pertama kalah, tapi saya sangat senang. Saya sangat senang. Saya sangat bangga bisa finis di posisi kedua secara keseluruhan, padahal tidak ada yang bertaruh pada kami," ucapnya.

"Saya rasa kami telah melakukan pekerjaan yang hebat sebagai tim. Sejak bergabung dengan Gresini Racing pada 2023, mereka telah memberi saya kepercayaan diri untuk mendekati puncak dengan gaya berkendara diesel saya. Kami sudah sampai di sana, jadi saya sangat senang."

Pembalap kelahiran Cervera, Spanyol itu tak memungkiri bahwa GP24 yang dikendarainya musim ini turut mendongkrak performanya. Namun, selain itu, Gresini Racing memberinya tempat serta kesempatan untuk berkembang secara maksimal.

"Seperti yang saya katakan saat pramusim, ketika Anda berada di tim satelit atau tim yang lebih kecil, mengendarai motor tahun sebelumnya, banyak hal bergantung pada apakah Anda membuat kemajuan seperti yang dilakukan Ducati tahun lalu dengan motor 2024," papar Alex Marquez.

"Hal itu membuat segalanya menjadi sangat rumit, tetapi kami beruntung tahun ini karena motor Ducati 2025 tidak mengalami kemajuan berarti. Hal itu memberi kami pilihan dan alat untuk menjadi sangat kompetitif sejak awal." 

Salah satu kekuatan Alex Marquez adalah kemampuannya untuk mengkritik diri sendiri. Itulah yang mendorong dan memacu semangatnya untuk tampil lebih baik lagi. Kritik terhadap diri sendiri ini juga hal yang kemiripan dirinya dengan sang kakak, Marc.

"Kami berdua sangat mirip dalam hal itu. Saya pikir itulah yang benar-benar menghubungkan kami. Bahkan jika salah satu dari kami meraih posisi pertama, yang lain selalu berkata, 'Tapi saya bisa lebih baik di sini, dan saya bisa berkembang di sana.' Itu membuat saya lebih mudah mengkritik diri sendiri," tuturnya.

"Secara pribadi, saya adalah pembalap yang sangat kritis terhadap diri sendiri, dan saya tidak terlalu suka memamerkan diri, jadi banyak orang tidak terlalu menghargai saya. Tapi saya tidak bermaksud menipu orang.

"Saya naik podium hari ini, tetapi saya mengatakan itu karena saya tidak berkendara dengan baik. Memang benar motornya tidak 100% prima, tetapi saya pikir saya bisa lebih baik. Itulah kepribadian saya. Itu salah satu kekuatan saya, dan saya pikir itu juga alasan saya bisa sampai sejauh ini."

Miliki Sepotong Sejarah dengan MotoGP™ Authentics

Bawa pulang sepotong sejarah MotoGP yang autentik. Dari foto bertanda tangan hingga racing suit bekas balapan. Inilah kesempatanmu untuk merasakan aksi balap lebih dekat dari sebelumnya!

Cek Sekarang Juga!

 

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.