Awal pekan ini, Honda HRC Castrol resmi meluncurkan proyek 2026. Skema warna motor masih sama seperti musim lalu. Tim pabrikan Jepang mempertahankan Tricolor merah, biru, dan putih. Namun, perhatian utama mengarah kepada paket motor RC213V 2026. Seperti telah diketahui, Honda membuat kemajuan dengan naik ke konsesi Peringkat C.
Kendati mengalami rentetan DNF, tak dipungkiri bahwa Joan Mir punya andil di balik progres Honda. Ia berhasil mengemas dua podium Grand Prix di Motegi dan Sepang. Rekan setimnya, Luca Marini, konsisten mencatatkan finis di posisi 10 besar. Lalu, ada Johann Zarco (Castrol Honda LCR) yang membukukan kemenangan bersejarah di GP Prancis.
Karenanya tak mengherankan jika Mir penuh semangat menyambut musim ini. "Ekspektasi lebih tinggi dibandingkan tahun lalu. Tahun lalu, tujuan kami adalah untuk kompetitif di akhir musim. Kami mencapai tujuan itu. Kami menunjukkan potensi besar, dan dilihat dari performa kami, kami masuk enam besar di setiap balapan. Kami ingin secara konsisten finis di depan, atau bahkan mencapai konsistensi yang lebih besar, tetapi konsistensi ini hanya dapat dicapai dengan paket yang memungkinkan kami untuk lebih mengendalikan situasi," paparnya.
"Jika kami memiliki paket yang lebih baik, kami tidak perlu memacu mesin habis-habisan dari awal hingga akhir. Itu membuat perbedaan besar. Kami ingin mendapatkan lebih banyak podium dan mampu tampil di beberapa trek yang menguntungkan Saya ingin lebih dekat dengan kemenangan."
Musim 2025 disebut Mir sebagai periode transisi. Ia mampu menunjukkan potensi dalam beberapa situasi balapan, yang memungkinkannya untuk melihat seberapa jauh Honda bisa melangkah.
"Kami terus meningkatkan dasar motor. Sekarang, para insinyur kami memiliki waktu untuk mengintegrasikan semua informasi dan mengatasi kelemahan yang menyebabkan kami terlalu memaksakan diri di beberapa trek, yang, terutama dalam kasus saya, menyebabkan sedikit inkonsistensi," imbuhnya.
"Saya sangat optimis. Tahun ini, saya merasa motornya sangat matang. Salah satu alasannya adalah saya sudah lama mengendarainya. Kami semua membuat kemajuan yang baik dalam proyek ini. Saya sangat senang melihat bahwa kerja keras yang telah kami lakukan sejauh ini akhirnya membuahkan hasil, sambil tetap berhati-hati. Karena di sini, mudah untuk terbawa suasana dengan kegembiraan di awal dan mengatakan hal-hal negatif. Dalam arti tertentu, kami ingin mendominasi dunia, tetapi semuanya bergantung pada tes yang bagus, pramusim yang bagus, dan persiapan yang baik untuk musim ini."
MotoGP 2026 menandai musim terakhir Honda RC213V 1.000 berkompetisi di kelas premier balap motor Grand Prix. Tahun depan, era baru dimulai dengan perubahan regulasi teknis. Salah satunya, kapasitas mesin yang turun menjadi 850cc. Namun, sebelum itu, Mir mengatakan ingin fokus terlebih dulu terhadap pengembangan motor musim ini. Harapannya dapat jadi fondasi kokoh, seiring peraturan Kejuaraan yang berubah.
"Kami berfokus pada peningkatan aspek negatif motor dan memasukkan elemen-elemen untuk perbaikan. Aleix (Espargaro, pembalap penguji HRC) telah menemukan motor yang sangat seimbang. Motor ini tidak terlalu bagus di satu area dan sangat buruk di area lain. Motor ini bekerja sangat baik di semua area di Sepang. Setelah itu, kita perlu mengeksplorasi batas kemampuannya lebih lanjut dan melihat bagaimana performanya di trek lain," tandasnya