Pedro Acosta Nikmati Pimpin Klasemen MotoGP

Pedro Acosta, yang meraih kemenangan pertamanya di Tissot Sprint dan finis kedua di GP Thailand, dan melesat ke puncak klasemen untuk pertama kalinya.

Pembalap Red Bull KTM Factory Racing, Pedro Acosta, mencetak kemenangan dalam balapan Sprint di Buriram akhir pekan lalu. Ia lalu melanjutkan performa mengesankannya dengan mengklaim posisi kedua pada Grand Prix Thailand. Berkat perolehan 32 poin yang dikumpulkannya, El Tiburon pun kini memuncaki klasemen sementara MotoGP 2026.

"Tim melakukan pekerjaan yang luar biasa. Mengingat betapa sulitnya meraih poin tahun lalu, mendapatkan podium ganda jelas merupakan kabar baik. Ini adalah akhir pekan yang hebat," ucapnya.

"Saya rasa akan lebih baik jika start dari posisi yang lebih depan, tetapi bukan itu yang bisa kami lakukan. Saya melakukan lebih sedikit aksi menyalip dan bisa saja finis lebih depan, tetapi kami menunjukkan kecepatan yang bagus dan melakukan pekerjaan yang sangat baik.

"Tim berusaha untuk menebus kekurangan saya tahun lalu. Saya juga telah mengubah pendekatan saya terhadap balapan. Tahun lalu, saya akan keluar ke lintasan, melaju cepat selama tiga lap, dan kemudian hanya mencoba bertahan. Sekarang, saya tampaknya mampu bertahan lebih lama."

Pada dua lap pertama GP Thailand, Acosta berada di urutan keenam – seperti posisi startnya. Memasuki lap keempat, ia naik ke posisi keempat. Butuh enam lagi bagi pembalap KTM itu untuk menembus tiga besar. Rider #37 juga sempat terlibat pertarungan ketat dengan Jorge Martin (Aprilia Racing) serta Marc Marquez (Ducati Lenovo Team).

Dan ketika akhirnya dapat mengatasi perlawanan Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) untuk menduduki tempat kedua, jarak Acosta sudah terlampau jauh di belakang pemenang GP Thailand, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang tampil begitu konsisten.

"Saya menyalip Raul Fernandez dan mencoba melihat apakah saya bisa melewati Marco Bezzecchi, tetapi saya tidak memiliki cukup tenaga, bahan bakar saya juga hampir habis. Tidak ada ruang untuk mengambil risiko, terutama dengan kurangnya pembalap yang kuat. Jika saya menyalip Jorge Martin lebih awal, saya mungkin memiliki kesempatan, tetapi Marco Bezzecchi sangat konsisten sepanjang akhir pekan," papar Acosta.

"Mungkin kami bisa melakukan lebih banyak, tetapi sulit untuk mengatakannya. Marco Bezzecchi start dengan baik. Dia dan Aprilia sangat cepat. Kami sedang menghemat ban. Saya rasa ini adalah hari untuk mencoba balapan ini. Sejujurnya, di garasi kami memperkirakan akan kesulitan, hasil yang sedikit lebih buruk, mungkin bahkan lima besar, tetapi kami melakukan pekerjaan yang baik, menjaga ketenangan yang kurang saya miliki tahun lalu."

Kini telah mencatatkan kemenangan Sprint, bagaimana dengan harapan untuk membubuhkan kemenangan perdana dalam balapan Grand Prix?

"Pertama-tama, saya akan pergi ke Brasil dan melihat apakah motor ini dapat berkinerja sebaik sebelumnya. Kami akan menghadapi beberapa akhir pekan yang rumit dan beberapa akhir pekan di mana saya akan melakukan kesalahan. Saya hanya perlu tetap tenang dan terus bekerja. Jika kesempatan untuk menang memang sudah ditakdirkan, itu akan terjadi," tukas pembalap asal Murcia itu.

Acosta meninggalkan Buriram sebagai pemuncak klasemen sementara MotoGP. Kendati miliki keunggulan, tetapi ia hanya berjarak tujuh poin dari Bezzecchi yang menempati peringkat kedua.

"Saya akan menikmati memimpin klasemen kejuaraan lebih dari satu hari. Ini luar biasa. Saya harap ini bertahan, namunsaya harus siap ketika keadaan menjadi sulit," tuturnya.

Ronde 2 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 dijadwalkan berlangsung di Grand Prix Brasil pada 20-22 Maret mendatang.

Kegilaan dimulai sekarang

Ikuti musim 2026 secara LIVE dan OnDemand dengan MotoGP™ VideoPass

Langganan Sekarang!

 

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.