Autodromo Internacional de Goiania – Ayrton Senna menjadi teritori Marco Bezzecchi (Aprilia Racing). Performa dominan dan tanpa cela mengantarkan Bez ke podium tertinggi, menandai kemenangan keduanya musim ini. Posisi kedua diraih Jorge Martin (Aprilia Racing). Sedangkan finis ketiga diklaim Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).
Menyusul degradasi trek, jarak tempuh balapan dipangkas sebanyak delapan lap. Adapun jarak tempuh balapan yang baru adalah 23 lap. Start dari posisi kedua, Bezzecchi melesat kencang bak roket untuk mengambil alih pimpinan lomba. Di Giannantonio turun ke posisi kedua, diikuti Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) dan Martin yang berada di urutan keempat.
WE ARE GOOOOOO IN #MotoGP! 🚥
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) March 22, 2026
Bezzecchi leads the pack after a great start! ⚔️#BrazilianGP 🇧🇷 pic.twitter.com/l10J3AWD0y
Lap kedua, Diggia melebar. Momen ini langsung dimanfaatkan oleh Marc Marquez untuk naik ke posisi kedua. Sementara itu, Bezzecchi dengan cepat menemukan ritme. Ia bahkan segera menciptakan jarak. Di sisi lain, Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) bersaing melawan Martin untuk posisi empat besar.
Tak butuh waktu lama bagi Bezzecchi untuk menjauh dari kejaran rival-rivalnya. Pada lap keenam, ia sudah unggul dua detik lebih. Seolah tidak mau kalah, Martin ikut melaju kencang. Ia melewati Marc Marquez dan Diggia sekaligus. Satu lap kemudian, Martinator telah berjarak cukup jauh dari dua pesaingnya tersebut.
Mendekati pertengahan balapan, Bezzecchi sudah tidak terbendung lagi. Kecepatannya solid dan konsisten. Begitu pula Martin yang berada di belakangnya. Alhasil, pertarungan pun terjadi antara Marc Marquez dengan Di Giannantonio. Sempat merebut posisi ketiga jelang lima lap tersisa, sang Juara Dunia bertahan akhirnya tak kuasa menahan serangan Diggia pada empat lap terakhir.
FLAWLESS BEZ 💯
— MotoGP™🏁 (@MotoGP) March 22, 2026
4th VICTORY IN A ROW 🔥#BrazilianGP 🇧🇷 pic.twitter.com/63WXjSoAlB
Di barisan depan, Bezzecchi nyaman untuk mengamankan kemenangan dominannya. Bez jadi pembalap Aprilia pertama yang bukukan empat kemenangan Grand Prix secara beruntun. Ia juga menjadi rider MotoGP kelima yang cetak empat kemenangan Grand Prix berturut-turut dalam era modern, setelah Valentino Rossi, Marc Marquez, Jorge Lorenzo, dan Francesco Bagnaia.
Sementara itu, finis kedua yang diraih Martin menandai kembalinya Martinator ke podium sejak GP Solidaritas 2024. Di Giannantonio posisi ketiga, diikuti Marc Marquez yang harus puas posisi keempat. Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) kembali menunjukkan kebangkitan lap-lap akhir. Sempat tercecer, ia berhasil memulihkan posisi untuk finis kelima. Bintang Jepang itu mengalahkan Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP). Lalu, urutan ketujuh dihuni Acosta.
Comeback brilian dari Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) atas raihan posisi kedelapan. Ia finis di depan Johann Zarco (Castrol Honda LCR) dan Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team). Pembalap tuan rumah, Diogo Moreira (Pro Honda LCR), mencetak tiga poin berkat finis ke-13.
Klasemen
Kemenangan di Goiania memastikan Marco Bezzecchi sebagai pemuncak klasemen MotoGP. Ia kini memimpin dengan torehan 56 poin. Jorge Martin melesat ke peringkat kedua. Pedro Acosta peringkat ketiga. El Tiburon berjarak tiga poin saja dari Martinator. Kemudian, lima besar klasemen dilengkapi Fabio Di Giannantonio (37 poin) dan Marc Marquez (34 poin).
Ronde 3 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 akan digelar di GP Amerika Serikat pada 27-29 Maret akhir pekan depan.
HASIL LENGKAP RACE GP MOTOGP BRASIL!