Marc Marquez Mencari Kecepatan

Finis keempat di GP Brasil menandai kali pertama Marc Marquez gagal naik podium tanpa terjatuh. Juara Dunia bertahan itu pun menganalisis situasinya saat ini.

Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) akhirnya mengklaim kemenangan Tissot Sprint pertama musim ini setelah mengalahkan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team). Namun, pada Grand Prix Brasil, rider #93 harus berbalik mengakui keunggulan Diggia dengan raihan finis keempat.

"Apa yang kurang? Kecepatan. Ini 'MotoGP™'. Jika Anda tidak memiliki kecepatan, ada sesuatu yang kurang. Saat saya berada di posisi keempat, ban depan saya cukup aus, jadi itu tidak terlalu membantu. Dengan ban belakang baru, Anda harus menekan ban depan dengan cukup keras, jadi saya ingin berkendara sedikit lebih tenang selama tiga, empat lap pertama. Aksi menyalip itu mengganggu kecepatan saya," ucapnya.

"Setelah itu, saya tidak bisa mengejar Fabio di Giannantonio. Tepat ketika saya pikir akhirnya berhasil menyalipnya, saya hampir jatuh di tikungan yang aspalnya ditinggikan, dan saya berakhir di kerb. Saya memutuskan untuk mengorbankan sedikit posisi untuk mendapatkan poin."

Meraup 25 poin dari dua balapan di Goiania, Marc Marquez naik ke peringkat kelima. Kendati tidak pulang dengan tangan hampa, Juara Dunia MotoGP tujuh kali itu merasa performanya tak setajam musim lalu. Apalagi jika dibandingkan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang kini memimpin klasemen Kejuaraan.

"Melihat kembali Sprint dan Grand Prix, saya mampu mendapatkan poin yang bagus, tetapi secara teori, saya kurang tajam seperti tahun lalu, seperti yang dimiliki Marco Bezzecchi dari Aprilia tahun ini. Ketika Anda tidak memiliki kecepatan seperti tahun lalu, mendapatkan poin adalah hal yang paling penting," ujarnya.

"Saya senang dengan balapan saya. Perasaan terhadap motor tidak terlalu bagus di awal, tetapi seiring berjalannya lap, saya merasa… Balapan telah membaik. Saya merasa semuanya makin membaik sedikit demi sedikit, dan saya mengerti apa yang sulit, jadi saya perlu mengerjakannya.

"Namun secara keseluruhan, saya pikir ini adalah akhir pekan yang baik. Saya tidak akan pernah senang jika saya melewatkan podium, tetapi yang penting adalah saya mencetak poin di trek dengan banyak tikungan kanan yang panjang. Saya merasa lebih baik daripada di Thailand."

Aprilia Vs Ducati

Usai berlomba di Goiania, para pembalap MotoGP akan menghadapi putaran ketiga musim yang berlangsung di Circuit of The Americas (COTA). Di atas kertas, Marc Marquez jelas merupakan favorit, mengingat ia memiliki catatan tujuh kemenangan di GP Amerika Serikat.

Akan tetapi, momentum tengah dimiliki oleh Bezzecchi. Belum lagi rekan setimnya, Jorge Martin (Aprilia Racing) telah kembali kompetitif. Tak pelak, Aprilia lagi-lagi menjadi rival yang patut diwaspadai oleh Marc Marquez dan Ducati.

"Anda dapat melihatnya dengan jelas dari hasil nol poin di Thailand. Ketika Anda memiliki nol poin, dampaknya sangat terasa terutama di beberapa balapan pertama. Tentu saja, sekarang saya tidak dapat menghasilkan kecepatan yang sama seperti tahun lalu, mendapatkan poin menjadi lebih penting," kata #93.

"Itulah mengapa, seperti di Thailand, saya fokus untuk mendapatkan poin hari ini. Saat ini, saya belum bisa menghasilkan kecepatan yang sama seperti tahun lalu, dan saya sendiri belum dalam kondisi prima. Saya berharap dapat secara bertahap meningkatkan performa dan kecepatan saya."

Kegilaan dimulai sekarang

Ikuti musim 2026 secara LIVE dan OnDemand dengan MotoGP™ VideoPass

Langganan Sekarang!
Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.