Enea Bastianini Mendapatkan Kembali Kecepatannya

Pembalap Red Bull KTM Tech3, Enea Bastianini, mengawali musim 2026 dengan tenang. Tetapi ia menunjukkan kemampuannya dengan finis ketiga dan keenam di Circuit of the Americas (COTA).

Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) mencatatkan finis di luar sepuluh besar dalam balapan pembuka Grand Prix Thailand. Ia kemudian melanjutkan dengan finis ke-17 serta ke-15 pada putaran kedua di GP Brasil.

Kembali ke COTA, sirkuit di mana Bestia membukukan kemenangan pada 2024, pembalap Italia itu berhasil mengemas podium Tissot Sprint pertama musim ini. Hal tersebut menyusul penalti atas pelanggaran tekanan ban yang dijatuhkan kepada Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing).

Bastianini lalu mengklaim finis keenam dalam balapan GP Amerika Serikat. Ia bahkan sempat bersaing ketat melawan duo Ducati Lenovo Team, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia – dengan #93 posisi kelima, serta #63 harus puas urutan ke-10.

"Kami kembali menemukan kecepatan kami dan mampu menunjukkan daya saing kami lagi. Kami membuktikan bahwa kami masih memiliki kemampuan untuk bersaing di level tinggi," ujarnya.

"Saya sangat senang dengan hasil ini, karena ini bukanlah balapan yang mudah. ​​Awalnya sulit karena saya kehilangan kendali atas ban belakang di Tikungan 3 dan bersentuhan dengan motor lain, menyebabkan airbag mengembang. Setelah itu, saya mencoba menemukan kecepatan saya lap demi lap dan memperkecil jarak dengan para pembalap di depan saya.

"Menjelang akhir, saya menyusul Marc Marquez, tetapi dia menekan sangat keras pada tiga lap terakhir, membuat pertarungan menjadi sangat sulit. Saya mendekat di tTkungan 11 untuk memanfaatkan peluang di Tikungan 12, tetapi saya kekurangan akselerasi. Meskipun demikian, saya kompetitif dalam pengereman, yang merupakan hal positif."

Kegilaan dimulai sekarang

Ikuti musim 2026 secara LIVE dan OnDemand dengan MotoGP™ VideoPass

Langganan Sekarang!

Berkat podium Sprint serta raihan finis keenam di COTA, Bastianini melesat naik ke peringkat ke-11 klasemen MotoGP. Perolehan poinnya kini berjumlah 22 poin, unggul lima poin atas Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing).

"Saya senang dengan akhir pekan ini. Saya melakukan kesalahan saat kualifikasi, yang memengaruhi balapan dan membuatnya sulit, tetapi senang bisa kembali bersaing untuk posisi teratas. Thailand benar-benar sulit. Dua balapan kemudian, saya berjuang untuk lima besar. Jika saya lolos kualifikasi lebih baik, saya mungkin bisa bersaing untuk podium," ungkap Bestia.

"Kami mencoba beberapa solusi berbeda untuk motor, tetapi saya rasa itu bukan satu-satunya alasan. Saya pikir itu juga karena motor kami bekerja dengan baik di banyak area di trek ini, tetapi jujur, sangat sulit untuk menjelaskan mengapa.

"Kami harus melihat apa yang terjadi di Eropa. Akan lebih rumit di sana, karena selisihnya biasanya makin menyempit. Kami harus terus bekerja dan bergerak maju."

Putaran keempat MotoGP akan digelar di GP Spanyol pada 24 – 26 April mendatang.

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.