Marc Marquez Beri Nilai Sempurna untuk Kembalinya di Mugello

Comeback usai operasi bahu kanan dan kaki kanan, sang Juara Dunia bertahan mencatatkan finis kelima dalam Tissot Sprint dan posisi ketujuh pada Grand Prix Italia.

Pada 10 Mei lalu, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) menjalani operasi untuk mengangkat dua sekrup dan fragmen tulang yang telah ditanamkan untuk menstabilkan patah tulang sebelumnya, yang telah menghambat performanya. Ia juga menjalani operasi patah tulang metatarsal kelima di kaki kanannya setelah mengalami kecelakaan di Sprint Le Mans.

Kembali mengendarai Desmosedici GP26 untuk pertama kalinya dalam 19 hari ini, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) menempati posisi ke-15 pada Free Practice 1. Ia lalu berada di urutan keenam sesi Practice. Memastikan diri lolos langsung ke Q2, Spaniard menuntaskan kualifikasi dengan meraih grid start keempat.

Menghadapi balapan Tissot Sprint yang terdiri dari 11 lap, Marquez mengemas finis kelima. Sementara dalam GP Italia, ia sempat posisi keempat, tetapi disalip oleh tiga pembalap dan akhirnya finis ketujuh. Meraup 14 poin, pembalap asal Cervera itu naik ke peringkat kedelapan klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP.

"Itu (balapan yang) bagus. Saya sangat senang dengan bagaimana akhir pekan berakhir. Saya rasa saya melampaui ekspektasi saya sepanjang akhir pekan. Saya cemas datang ke Mugello karena itu bukan trek yang ingin saya lalui ketika saya tidak dalam kondisi fisik prima. Saya bekerja keras sepanjang akhir pekan, mencari titik awal saya. Dari situ, saya akan mencoba untuk meningkatkan performa ke depannya," ucapnya.

"Saya tetap berada di depan grup sepanjang balapan dan mencoba untuk memperebutkan posisi keempay, namun saya tahu saya akan kehilangan posisi itu. Saya sadar bahwa akhir balapan adalah kelemahan saya."

Soal comeback-nya di Mugello, berapa nilai yang diberikan Marquez atas penampilan dirinya? Tanpa sungkan, ia menyebut nilai sempurna.

"Nilai sempurna 10 dari 10. Secara pribadi, ini adalah akhir pekan yang sangat baik, terutama sebagai titik awal. Mari kita lihat apa yang terjadi selanjutnya. Tentu saja, saya tidak suka finis di posisi kelima atau ketujuh, atau 10 detik di belakang pemenang, tetapi itulah situasi saat ini, dan saya harus menerimanya. Anda tidak bisa bermimpi untuk menang jika Anda belum pernah naik podium. Anda tidak bisa mengincar podium jika Anda tidak dalam kondisi fisik yang sempurna," tandasnya.

Usai menyambangi Mugello, paddock MotoGP menuju Balaton Park untuk ronde kedelapan GP Hungaria. Musim lalu, Marquez tampil dominan di sirkuit yang berlawanan arah jarum jam (anti-clockwise) ini, dengan mencetak pole position, kemenangan Tissot Sprint dan Grand Prix.

Kendati demikian, rider #93 tak ingin mematok target muluk-muluk. Baginya yang terpenting sekarang adalah pemulihan kondisi bahunya, terutama sistem sarafnya agar dapat berfungsi dengan baik lagi.

"Pertama, penting untuk memahami bagaimana bahu saya akan bereaksi dalam beberapa hari ke depan. Hal-hal seperti ini memang terjadi pada bahu. Dokter akan menjelaskannya lebih detail. Ketika otot bahu mencapai batasnya dan tidak dapat bergerak lagi, kapsul sendi mulai meregang, dan saat itulah peradangan memburuk," paparnya.

"Saya menyadari hal ini selama perlombaan hari ini. Hal terpenting dan mendasar bagi saya adalah saya tidak mengalami mati rasa di tangan saya. Saya lelah, tetapi sensasi saya tetap terjaga dengan sempurna."

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.