Marc Marquez Sebut Ai Ogura Bisa Jadi Kontender

Juara Dunia bertahan itu mewaspadai Ai Ogura yang berpotensi menjadi penantang dalam perebutan kemenangan dalam GP Ceko.

Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) meraih podium Tissot Sprint berturut-turut setelah start dari posisi kelima di CREDITAS Autodrom Brno pada Sabtu (20/6) kemarin. Ia finis dengan jarak 0,794 dari pemenang, Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), serta berjarak 0,553 detik di belakang Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) yang mengklaim posisi kedua.

"Saya kira Ogura akan meningkatkan kecepatannya. Dia selalu begitu. Jadi saya berkata pada diri sendiri, 'Jika dia meningkatkan kecepatannya, saya akan menyerang,' tetapi itu tidak terjadi hari ini," ucap Marc Marquez.

"Saya tidak ingin bersaing dengannya untuk kejuaraan. Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan. Dia tampak sangat cerdas, tetapi pada saat yang sama, karena usianya yang masih muda, dia kehilangan gelar (juara Moto2 2022) di Malaysia karena kecelakaan yang sama sekali tidak dapat dijelaskan. Jika besok cuacanya kering, saya rasa dia akan menjadi kandidat utama untuk kemenangan."

Berkat raihan podium Sprint, Marquez pun memangkas selisih poinnya dengan Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), yang sekarang menjadi 65 poin. Terbuka peluang besar baginya untuk memperkecil jarak setelah pemimpin klasemen Kejuaraan Dunia itu diskorsing dari GP Ceko. Kendati demikian, rider #93 kembali mengesampingkan akan potensi memenangi balapan.

Marquez menekankan, bahwa yang terpenting adalah melanjutkan proses yang sedang dijalaninya. Ia mengungkapkan salah satu targetnya adalah naik podium dalam Sprint di sirkuit yang searah jarum jam, yang membutuhkan setengah energi dari balapan Grand Prix.

"Sekarang, mari kita kumpulkan poin sedikit demi sedikit. Hal terpenting hari ini adalah mampu mempertahankan kecepatan hingga akhir. Bahkan, saya hampir menyamai kecepatan kedua pembalap terdepan (Bagnaia dan Ogura) tersebut. Ketika kecepatannya sangat berdekatan, Anda harus memiliki kendali sempurna atas segalanya untuk menyerang, karena Anda berlari dengan selisih sepersepuluh detik," tuturnya.

"Mampu menghemat energi hingga akhir Sprint adalah kemajuan, tetapi untuk meraih kemenangan, memenangi balapan, dan mendominasi akhir pekan, saya harus mengerahkan seluruh kemampuan saya sejak latihan bebas hari Jumat. Saya tidak bisa melakukan itu sekarang.

"Kami telah melangkah maju hari ini. Catatan waktu lap kami bagus dalam kualifikasi, namun empat pembalap lebih cepat dari kami. Ini menempatkan kami pada posisi yang sedikit kurang menguntungkan, tetapi ada titik-titik (yang menguntungkan kami) di lintasan. Misalnya, transisi antara Tikungan 1 dan 2, dan antara Tikungan 6 dan 7."

Berbicara tentang ekspektasinya terhadap GP Ceko, Marquez menyatakan dengan degradasi ban yang minimal di Brno, ada kemungkinan kecepatan penuh bertahan sampai garis finis. Selain itu, pemilihan ban bakal krusial.

"Pada prinsipnya, situasinya akan memburuk. Terutama di sini, karena degradasi ban minimal. Seperti yang kita lihat dalam Sprint hari ini (Sabtu), ini akan menjadi balapan dengan kecepatan penuh dari awal hingga akhir," ujar Juara Dunia MotoGP tujuh kali itu.

"Besok akan menggunakan ban medium. Saya sudah ragu dalam Sprint, tetapi Ducati melakukan pekerjaan yang fantastis. Mereka merekomendasikan penggunaan ban soft, dan itu adalah pilihan yang tepat."

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.