Golden Ai: Kemenangan Perdana Ogura di GP Belanda

Sang pembalap Jepang akhirnya mencatatkan namanya sebagai pemenang balapan MotoGP, dengan Raul Fernandez memastikan SuperFile Trackhouse MotoGP Team mengklaim lagi finis 1-2.

Ronde 10 yang sungguh luar biasa di TT Circuit Assen. Adrenalin, drama, kejutan, hingga torehan sejarah. Semuanya lengkap tersaji dalam Tissot Grand Prix Belanda.

Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) akhirnya mengakhiri penantian panjang Jepang selama 22 tahun. Ia menjadi pembalap Jepang pertama yang berhasil memenangi perlombaan GP sejak Makoto Tamada pada 2004 silam.

Raihan finis kedua yang diklaim Raul Fernandez juga menambah kesempurnaan akhir pekan Trackhouse, setelah rider bernomor #25 itu mengalahkan Jorge Martin (Aprilia Racing).

Keseruan balapan langsung terasa sejak lap pembuka. Fernandez merebut posisi terdepan, tetapi Martin menyalipnya di Tikungan 2. Joan Mir (Honda HRC Castrol) gagal finis lagi. Kali ini terjatuh di Tikungan 10. Lalu, menjelang Lap 2, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) mengalami kecelakaan. Peta persaingan dan perebutan kemenangan pun berubah.

Martin awalnya terlihat bakal keluar sebagai pemenang. Performa pembalap berjuluk Martinator itu begitu solid saat memimpin balapan. Namun, Fernandez mampu menjaga jarak. Sementara di belakang keduanya terjadi pertarungan sengit antara Ogura, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) serta Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team).

Setelah mengatasi perlawanan Acosta, Marquez, dan Bagnaia, Ogura langsung memburu Martin-Fernandez. Perlombaan kemudian terbagi dua bagian. Martin bersaing melawan Fernandez, Ogura balapan sendirian, sedangkan Acosta-Marquez-Bagnaia saling beradu. Sayangnya, Acosta harus tersingkir usai #37 tiba-tiba melambat.

Satu lap kemudian, giliran motor Bagnaia yang ikut melambat, memaksa #63 harus masuk pit dan mundur dari balapan. Ducati pun menyisakan Marquez. Tetapi, sang Juara Dunia bertahan tampak kesulitan mempertahankan posisinya. Ia juga sudah tak kuasa mengejar trio Martin, Fernandez, dan Ogura.

Pertarungan demi kemenangan pun mengerucut antara Aprilia versus duo Trackhouse. Sempat terjadi momen Ogura melambat lantaran masalah rear ride height device, namun #79 dapat mengatasinya. Balapan yang sempat dipimpin Fernandez, berpindah ke tangan Ogura yang menyalip rekan setimnya itu pada Lap 20.

Praktis sejak saat itu, Ogura sudah tak bisa dibendung lagi. Ia finis dengan keunggulan dua detik lebih atas Fernandez, dan Martin harus puas posisi ketiga. Sedangkan finis keempat diraih Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team).

Diggia terlibat insiden dengan Marquez, yang membuat #93 keluar trek. Sempat harus menjalani Long Lap Penalty, pembalap Italia itu akhirnya berhasil membalas kepada rivalnya. Sedangkan finis kelima direbut oleh Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP), diikuti Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) yang dipromosikan naik ke posisi keenam.

Hal itu karena Marc Marquez melakukan pelanggaran track limit di Tikungan 13 pada lap terakhir. Sementara posisi kedelapan diklaim Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP Team). El Diablo mengalahkan Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) dan Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP Team).

Klasemen

Puncak klasemen kini diduduki Jorge Martin. Ia unggul tipis tujuh poin atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Kemudian, Fabio Di Giannantonio mendekat dengan selisih 16 poin.

Menang perdana di Assen, Ai Ogura naik ke peringkat keempat. Bintang Jepang itu kini terpaut 25 poin dari Martin, dengan Marc Marquez turun ke peringkat kelima dan tertinggal 40 poin.

Ronde 11 dari Kejuaraan Dunia MotoGP 2026 bakal dihelat dalam Grand Prix Jerman di Sachsenring pada 10-12 Juli mendatang.

HASIL LENGKAP MOTOGP GP BELANDA!

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.