Siapakah Izan Guevara? Kenali Bintang Prima Pramac Yamaha MotoGP Terbaru

Line-up pembalap Yamaha sudah lengkap! Mari mengenal lebih dekat lulusan terbaru Moto2 ini menjelang debutnya di MotoGP pada 2027

Prima Pramac Yamaha MotoGP memanggil pembalap baru mereka, Izan Guevara, yang  bersiap melangkah ke kelas utama musim depan. Spaniard menjadi rookie ketiga yang diumumkan untuk 2027, melangkah ke kelas premier dengan segudang pengalaman Kejuaraan Dunia. Ia akan bergabung dengan Yamaha, bertekad mengikuti jejak para legenda asal Mallorca, seperti Jorge Lorenzo dan Joan Mir.

Guevara akan menghadapi persaingan sengit sejak awal, mengingat David Alonso dan Daniel Holgado juga telah diumumkan sebagai wajah-wajah baru lainnya. Persaingan memperebutkan titel Rookie of the Year pun diprediksi bakal sangat seru, jadi pantau terus perkembangannya. Namun sebelum itu, mari kita berkenalan lebih dekat dengan pembalap bernomor #28 ini dan simak rekam jejak kariernya sejauh ini.

PERJUANGAN MENUJU PUNCAK

Karier junior Guevara sangat padat. Ia memulai karier balap motornya saat baru berusia 3 tahun, lalu terus berkompetisi dan meniti karier di kancah balap Spanyol. Langkah besar pertamanya terjadi pada 2019 saat ia bergabung dengan European Talent Cup dengan ekspektasi tinggi, menyusul kesuksesannya di PreMoto3 pada musim sebelumnya. Setelah meraih poin dalam putaran pembuka, tak ada yang menyangka apa yang akan terjadi selanjutnya. Ia memenangi enam balapan beruntun, ditambah dengan satu podium di Jerez, hasilnya sudah jelas. Izan Guevara adalah sang juara.

Talentanya pun diakui, membawanya ke ajang Moto3 Junior World Championship sekaligus terpilih untuk mengikuti Red Bull MotoGP Rookies Cup. Hanya menghabiskan satu tahun di Rookies Cup, Guevara beberapa kali finis sepuluh besar dan mengakhiri musim di peringkat kesembilan klasemen akhir.

Tetapi, ceritanya berbeda di Moto3 Junior World Championship karena performanya sungguh luar biasa. Lima kemenangan dan tiga podium dicetaknya. Menyebut musim itu sebagai tahun yang mengesankan rasanya masih terlalu sederhana untuk menggambarkan pencapaiannya. Tak mengherankan jika gelar Juara Dunia Moto3 Junior 2020 akhirnya jatuh ke tangan Izan Guevara. Dan setelah mengunci titel saat masih menyisakan tiga balapan, dunia Grand Prix pun memanggil.

Moto3: ROOKIE YANG BERPOTENSI JADI KAMPIUN

Hanya dalam dua musim di kelas ringan, kemajuannya, baik dari segi hasil maupun kecepatan, terlihat sangat nyata. Setelah bergabung dengan Aspar Team, Guevara berhasil mengemas poin sebanyak 11 kali dari 14 balapan pertamanya sebagai pembalap reguler Moto3. Lalu tibalah saatnya balapan di COTA. Sang rookie tampil sensasional. Ia mengalahkan Dennis Foggia dan John McPhee—yang jauh lebih berpengalama—untuk merebut kemenangan perdana. Tambahan poin demi poin pun menyusul, menandai dimulainya persiapan untuk kiprah gemilang pada 2022.

Guevara mengawali musim keduanya dengan performa yang sangat solid, mengklaim podium pada putaran kedua, dilanjutkani podium tertinggi di Jerez. Itu bukan satu-satunya kemenangannya tahun itu. Ia kembali menunjukkan kecepatan luar biasa dalam enam balapan lainnya. Total 12 podium dari 20 balapan—sungguh pencapaian yang fenomenal, bukan? Seperti kata pepatah, pengumpulan poinlah yang menentukan gelar juara, dan bagi Guevara, ia berhasil meraih hadiah utama di Phillip Island dengan menobatkan diri sebagai Juara Dunia Moto3 2022!

Langkah selanjutnya? Moto2!

Moto2: TANTANGAN BARU

Impiannya bersama Aspar berlanjut pada 2023 dan 2024, di mana ia beralih menggunakan motor bersasis Kalex dalam upayanya meraih gelar juara. Musim debutnya di Moto2 terbilang sulit bagi Guevara. Hanya menempati peringkat ke-22 klasemen akhir. Kendati demikian, ia menutup tahun dengan banyak catatan positif, termasuk finis keenam di GP Australia. Tahun berikutnya, musim kedua bagi pembalap bernomor #28 ini menunjukkan perkembangan yang menjanjikan, dengan pencapaian terbaik diraih di Sepang saat berhasil naik podium Moto2. Itu adalah tahun yang sangat baik, dengan target peningkatan konsistensi untuk 2025.

Sayangnya, segala hal baik pasti ada akhirnya. Guevara meninggalkan Aspar pada akhir 2024 untuk memulai babak baru yang menarik bersama Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 Team. Konsistensi pun meningkat, dan kemitraan mereka mulai membuahkan hasil maksimal di Mandalika, tempat ia finis kedua. Kemenangan perdana juga berhasil diraih pada putaran terakhir di GP Valencia. Setelah mencetak poin, meraih podium, dan kini menjadi pemenang balapan, tantangan untuk memperebutkan gelar juara pun menantinya.

Berkat kemenangan di Le Mans dan empat podium sepanjang paruh pertama musim, ia menduduki peringkat kedua klasemen Kejuaraan Dunia. Meski musim balap belum usai, Pramac jelas sangat terkesan dengan performanya, hingga akhirnya mengontrak dan mempromosikan Izan Guevara untuk naik kelas ke MotoGP pada 2027.

Moto2: NEW CHALLENGER TO NEW SCENERY

His dream with Aspar continued for 2023 and 2024, jumping on board a Kalex in his hunt for the crown. It was a difficult rookie campaign for Guevara, finishing P22 in the standings but ending the year with plenty of positives – including P6 at the Australian GP. The next year, the #28’s sophomore season was encouraging, with the highlight arriving in Malaysia as Guevara became a Moto2 podium finisher. A really good year, with the target being more consistency in 2025.

All good things must sadly come to an end. Guevara left Aspar at the end of 2024, starting an exciting new chapter with the Blu Cru Pramac Yamaha Moto2 Team. More consistency followed, and their partnership began to click at Mandalika, where the #28 scored P2. A first victory was on the cards at the final round too, standing on the Valencia GP top step. Moto2 point scorer, podium finisher and now winner – a title attack awaited.

Winning at Le Mans and scoring a further four podiums in the first half of the season, the Spanish star was second in the standings. The season might not be over yet, but clearly Pramac loves what they see – signing and promoting Izan Guevara up to MotoGP for 2027.

MotoGP: LANGKAH BESAR MENANRI

Antusiasme tinggi menyelimuti kubu Pramac Yamaha menjelang 2027, dengan bergabungnya Guevara bersama Juara WorldSBK tiga kali, Toprak Razgatlioglu. Ini akan menjadi tahun kedua bagi El Turco di kelas utama, menjanjikan masa depan yang menarik seiring dimulainya era regulasi baru. Guevara akan mencicipi pengalaman pertamanya menunggangi motor MotoGP pada Tes Valencia pascamusim—sebuah momen yang pastinya sudah ia nantikan dengan penuh semangat.

Susunan pembalap Yamaha akan tampak berbeda tahun depan. Razgatlioglu menjadi satu-satunya pembalap yang tetap bersama pabrikan Iwata sejak 2026. Namun, sejumlah nama yang sangat berpengalaman turut bergabung dalam tim, termasuk Juara Dunia MotoGP 2024 Jorge Martin, yang membawa segudang pengetahuan bagi proyek ini. Ai Ogura, pemenang balapan yang sedang menjalani musim keduanya di MotoGP, juga beralih ke Yamaha. Kehadirannya bintang Jepangmelengkapi jajaran pembalap sekaligus menambah sosok menarik untuk era 850cc.

Sebagai sosok yang telah menyandang gelar Juara Dunia, mampukah Guevara menambah koleksi gelarnya? Saksikanlah penutup musim Moto2 yang mendebarkan dan jangan lewatkan debut pembalap #28 di kelas premier. Pantau terus perkembangannya!

MotoGP™ VideoPass Kini Diskon 50%!

Hanya berlaku hingga akhir musim 2026.

Langganan Sekarang!
Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.