Hanya tersisa tiga putaran, dan kini tiba peluang pertama bagi Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) untuk mengunci gelar juara di Sirkuit Internasional Lusail yang ikonik. Ia harus mencetak 30 poin lebih banyak dari Jorge Martin (Aprilia Racing), serta unggul 8 poin atas Marco Bezzecchi, jika ingin meninggalkan Qatar dengan membawa trofi juara.
Namun, seperti yang diucapkan Marc Marquez sendiri, "Masih ada tiga Grand Prix tersisa, yang berarti akan ada banyak momen penting."
Marc Marquez Buka-bukaan di Ambang Gelar Juara
Mengejar titel MotoGP kedelapan mungkin tampak seperti formalitas bagi salah satu pembalap terhebat sepanjang masa ini. Kendati demikian, kenyataannya tidak sesederhana itu.
Martinator Belum Menyerah
Juara Dunia MotoGP 2024 ini masih yakin bisa meraih gelar juara. Akankah kondisinya cukup bugar untuk mengguncang persaingan Kejuaraan akhir pekan ini, saat ia menjalani pemeriksaan medis pada hari Jumat?
Upaya #93 Pertahankan Gelarnya
Musim yang sensasional, penuh dengan pasang surut, kini membawa Marc Marquez ke peluang pertama untuk mengunci gelar juara—meskipun perjalanannya sama sekali tidak mudah.
Sikap Pantang Menyerah dalam Perburuan Gelar
Manajer Tim Ducati Lenovo, Davide Tardozzi, memaparkan bagaiman mentalitas untuk terus percaya bahwa titel Kejuaraan Dunia masih dalam jangkauan bagi pembalap bernomor #93.
Marc Marquez dan Marco Bezzecchi Hadapi Awak Media
Seperti yang kedua pembalap lakukan di Sepang, Marc bersama Bez sama-sama menjadi pusat perhatian dalam Konferensi Pers.
Rival Respons Peluang #93 Kunci Gelar
Para pembalap MotoGP angkat bicara menjelang match point pertama Marc Marquez untuk mengunci titel Kejuaraan Dunia di Lusail akhir pekan ini. Apa kata mereka?
Dixon Kembali ke MotoGP bersama Honda
Bintang WorldSBK sekaligus pemenang 7 balapan Grand Prix Moto2, Jake Dixon, akan menggantikan Juara Dunia MotoGP 2020, Joan Mir, di GP Qatar – menandai penampilan pertamanya di MotoGP dalam lima musim terakhir.