Poin Pembicaraan: Pedro Acosta Vs Fabio Di Giannantonio

Apa saja topik pembahasan hangat dari ronde kelima di Le Mans? Simak selengkapnya di bawah ini!

Apakah Anda sudah bisa bernapas lega? Jangan khawatir, kami juga belum! Betapa luar biasanya akhir pekan yang baru saja kita lalui dalam Michelin® Grand Prix Prancis. Jorge Martin (Aprilia Racing) mencetak kemenangan yang emosional. Marco Bezzecchi (Aprilia Racing) meraih posisi kedua dan tambahan 20 poin. Pesta pabrikan Noale makin semarak dengan keberhasilan Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) yang berhasil finis ketiga. Bintang Jepang itu mengamankan podium MotoGP perdananya bersama Aprilia.

"Saya Tidak Pernah Menyerah!"

Emosi, pengorbanan, dan pergantian pabrikan. Jorge Martin menyelesaikan comeback yang menakjubkan di Le Mans. Martinator berhasil menang dalam balapan GP, yang pertama dalam 588 hari. Itu adalah momen spesial bagi #89, yang membubuhkan kemenangan ganda setelah raihan medali emas di Sprint. Kemenangan di GP Prancis diraih berkat kecepatan balapan akhir (late race pace) yang luar biasa, yakni pada tiga lap tersisa.

Martin: "Saya tidak pernah berpikir bahwa saya bisa berjuang untuk meraih kemenangan, tetapi yang pasti, saya tidak pernah menyerah! Saya mengejar para pembalap selangkah demi selangkah, dan saya bahkan kehilangan waktu dengan beberapa dari mereka. Namun saya rasa delapan lap sebelum finis adalah saat pertama kali saya memikirkan kemenangan. Saya melihat Marco kesulitan dengan ban belakang, dan saya memberikan semua yang saya miliki. Saya percaya sampai akhir, dan itu membuahkan hasil. Saya sangat senang. Aprilia banyak membantu saya untuk berjuang meraih kemenangan. Motornya fantastis.

"Saya selalu mengatakan bahwa saya bersyukur atas hal-hal buruk yang terjadi pada saya karena jika Anda menganggapnya sebagai sesuatu untuk diperbaiki, sesuatu untuk dipelajari, itu hanya akan membuat Anda menjadi orang yang lebih baik. Jadi, semua hal buruk yang terjadi pada saya telah menjadikan saya orang seperti sekarang ini."

"Mari Terus Bekerja"

Marco Bezzecchi gagal meraih podium tertinggi akhir pekan ini. Namun, itu tetap hasil yang solid baginya setelah mengaku tidak sepenuhnya nyaman selama akhir pekan di Le Mans. Bez sekarang unggul satu poin pada klasemen Kejuaraan Dunia – membuat kita menantikan balapan di Barcelona dengan penuh antusiasme.

Bezzecchi: "Saya sangat, sangat senang. Saya sangat bersyukur bisa menjadi bagian dari ini. Ini adalah kelompok orang yang luar biasa, berbicara tentang orang-orang di Noale di pabrik, tetapi juga para insinyur di sini, di lintasan. Sungguh menakjubkan bisa bersama mereka, melihat seberapa besar upaya yang mereka curahkan untuk pekerjaan mereka. Menjadi bagian dari ini sangat menyenangkan dan keren. Saya juga sangat, sangat senang bisa mengembangkan motor dalam sebulan terakhir. Mari terus bekerja."

"Terima Kasih kepada Seluruh Tim Trackhouse"

Ai Ogura mencatatkan namanya dalam sejarah, berdiri di podium setelah kecepatan luar biasa pada akhir balapan usai start dari baris ketiga. Ogura menjadi pembalap Jepang pertama yang naik podium MotoGP dalam 14 tahun, dan pembalap MotoGP pertama yang lulus dari Asia Talent Cup.

Ogura: "Setelah balapan di Thailand, Brasil, dan Austin, kami benar-benar ingin setidaknya meraih satu podium. Saya sangat, sangat senang dengan balapan ini. Tidak banyak yang bisa dikatakan. Terima kasih kepada seluruh tim Trackhouse.

"Kelemahan kami adalah kualifikasi atau bagian pertama balapan, jadi tentu saja kami tidak hanya mengatur motor untuk akhir balapan. Tapi saya tidak tahu. Saat ini memang seperti ini. Kami akan terus bekerja keras."

"Tidak Ada yang Bisa Melewati Saya sambil Menatap Saya"

Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) menampilkan pertunjukan luar biasa bagi para penggemar Prancis. Keduanya saling beradu kekuatan hingga akhir. Diggia mengungguli El Tiburon pada lap terakhir dengan keunggulan 0,140 detik di garis finis. Hasil ini membawa Di Giannantonio kembali ke peringkat ketiga klasemen, dan Acosta turun ke peringka keempat.

Acosta: "Saya sedikit terlalu defensif. Saya pikir saya lebih dekat daripada yang sebenarnya, tetapi saya akan mengingatnya untuk lain kali. Tidak ada yang bisa melewati saya sambil menatap saya. Kita akan bertemu lagi di balapan berikutnya."

Di Giannantonio: "Saya ingin melewatinya di Tikungan 9. Saya mempersiapkan serangan di sana karena pada lap sebelumnya, saya keluar dari Tikungan 8 dengan sangat baik, namun pada lap itu, saya keluar (dari tikungan) dengan sangat buruk. Jadi setelah itu, saya berkata, 'Oke, berinovasi, berinovasi, cepat!' Saya ingat salah satu aksi menyalip terbaik saya pada 2018 adalah di sana di Moto3, yang mana saya melakukannya pada Bez, dan saya hanya mencoba mengulanginya."

"Kami Jelas Tahu Apa yang Terjadi"

Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) meninggalkan Le Mans dengan kekecewaan mendalam. Peluang podium, juga kemenangan, terlepas dari tangannya usai kecelakaan pada Lap 16. Walau begitu, Pecco setidaknya bisa mengambil sisi positif karena mencetak pole position dan mengemas podium Sprint.

Bagnaia sendiri menjadi andalan tunggal Ducati Lenovo Team di GP Prancis, menyusul kecelakaan highside yang dialami Marc Marquez saat Sprint Le Mans, yang mengakibatkan #93 dinyatakan tidak fit.

Bagnaia: "Jujur, setelah akhir pekan yang kami lalui, jelas ada banyak hal positif. Kami bekerja dengan baik. Saya sangat senang dan bangga dengan pekerjaan yang telah dilakukan, juga setelah tes, karena semua yang saya minta dari tim, telah kami kerjakan dan kami tingkatkan.

"Hari ini, kecepatannya sangat bagus. Saya memulai balapan dengan buruk lagi, tetapi saya berhasil bangkit dan menyalip beberapa pembalap, jadi ada banyak hal positif. Saya berpikir untuk mengejar Bez, karena saya rasa kecepatan saya lebih baik. Namun sayangnya, dengan tujuh lap tersisa, saya mulai kehilangan sedikit kepercayaan diri, dan saya dibatasi oleh sedikit masalah pada motor yang memperlambat kami.

"Saya hanya mencoba mempertahankan kecepatan yang sama, dan saya kehilangan kendali di bagian depan (front-end). Jadi kecelakaan itu adalah konsekuensinya, tetapi kami jelas tahu apa yang terjadi, dan tim sudah berupaya untuk memperbaikinya."

Dapatkan Diskon 15% MotoGP™ VideoPass

Mungkin ini bukan untukmu. Anda yakin? Buktikan kalau kami salah.

Langganan Sekarang!
Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.