Espargaro
44

Pol Espargaro

  • Kebangsaan
    es flag
    Spain
  • Semua Kategori MotoGP, Moto2, 125cc
  • Tanggal Lahir 10/06/1991
  • Tempat Lahir Granollers, Spain

Statistik Performa

Statistik Pembalap

Statistik Pembalap

Video

Biografi Pembalap

Motor

-

Tanggal Lahir

10/06/1991

Tempat Lahir

Granollers

Tinggi

170 cm

Berat

64 kg

Biografi

Pol Espargaro mulai debut di Kejuaraan Dunia GP 125cc pada 2006, berbarengan dengan keberhasilannya rebut titel balapan nasional Spanyol dalam tahun yang sama. Dinobatkan sebagai Rookie of The Year saat semusim penuh di Kejuaraan Dunia, sang pembalap cetak kemenangan perdananya pada 2009. Ia lalu naik kelas ke Kejuaraan Dunia Moto2™ musim 2011, setelah bertarung untuk gelar di kategori 125cc. Dan pada 2013, Spaniard sukses rengkuh titel Moto2™, sebelum kemudian promosi ke MotoGP™.

Kembali dianugerahi sebagai Rookie of The Year di MotoGP™ 2014, Espargaro menemukan jalan terjal pada 2015. Ia beberapa kali harus DNF. Musim 2016, ‘Polyccio’ kehilangan gelar Pembalap Tim Independen Terbaik dari Cal Crutchlow. Espargaro lalu pindah ke Red Bull KTM Factory Racing pada 2017, dan jadi pembalap top tim dalam musim pertamanya. Selain lolos ke Q2, ia juga mencetak finis sepuluh besar yang solid. Pada 2018, Espargaro menunjukkan kecepatannya dengan motor KTM. Namun, cedera pertengahan musim menghambat progresnya. Usai tahun yang sulit, sang pembalap menemukan secercah harapan, saat naik podium MotoGP™ untuk pertama kalinya di GP Valencia. Itu diraihnya setelah membalap impresif dalam kondisi balapan basah.

Espargaro tetap bersama KTM pada 2019. Meski tak dapat mengulangi finis podium, pengguna nomor #44 itu merupakan andalan utama pabrikan Austria. Cedera pergelangan tangan di Aragon bahkan tidak menghentikan lajunya untuk menembus 100 poin dalam kariernya di kelas premier. Ia juga catatkan hasil terbaik dalam balapan kering, yakni P6 di Le Mans. Musim 2020, KTM membuat peningkatan pesat dengan paket motor. Espargaro lagi-lagi jadi ujung tombak tim. Torehkan lima podium sepanjang musim, termasuk dua pole position. Ini membawanya merangsek naik ke peringkat kelima Kejuaraan.

Kepindahan ke Repsol Honda Team untuk 2021 menjadikan Espargaro dalam bahan pembicaraan di paddock. Dengan cepat, ia mengetahui mengapa RC213V dianggap sebagai motor paling ganas di grid. Pole position di Silverstone dan podium pertama untuk pabrikan Jepang di Misano adalah momen penting dalam setahun terakhir yang sulit. Musim 2022 tampak menjadi cerita yang berbeda ketika ia finis ketiga pada putaran pembuka di Qatar. Namun, ia hanya sekali finis dalam sepuluh besar, setelah musimnya berjalan menyedihkan. Espargaro berharap perubahan pada motor KTM akan membawa perubahan nasib pada 2023, tetapi kecelakaan besar menyebabkannya tidak bisa beraksi hingga setelah jeda musim panas. Tak ada posisi 10 besar berikutnya, karena Espargaro kehilangan kursi untuk 2024, walau mendapatkan pekerjaan sebagai Test Rider KTM. Musim itu, ia tampil tiga kali, membuktikan dirinya tetap kompetitif. Hal ini juga dibuktikan pada 2025 saat pembalap #44 menggantikan Maverick Vinales yang cedera. Espargaro berhasil mencatatkan beberapa kali finis sepuluh besar.

Berita

Video