Talking Points: Pedro Acosta Nothing To Lose di Red Bull Ring

Pemenang baru, kejutan lain dalam Kejuaraan, dan lokasi balapan yang memukau. Simak topik-topik pembicaraan terhangat dari GP Austria!

Sebuah impian yang menjadi kenyataan. Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) akhirnya menjadi pemenang balapan MotoGP, dan sirkuit apa yang lebih baik untuk itu selain di kandang KTM. Acosta memberikan hadiah perpisahan yang sempurna sebelum meninggalkan skuad oranye pada 2027.

Perjuangannya tidaklah mudah. Ia terus ditekan oleh Jorge Martin (Aprilia Racing), yang kembali merebut puncak klasemen Kejuaraan Dunia MotoGP. Rekan setimnya, Marco Bezzecchi (Aprilia Racing), juga kembali naik podium – menjadikan Red Bull Ring sebagai pembawa keberuntungan bagi pabrikan Noale.

"Sayalah Satu-satunya yang Tidak Akan Rugi Apa-apa"

Setelah tiga musim dan 15 kali naik podium, Pedro Acosta akhirnya meraih kemenangan perdana di MotoGP. Sejak awal, akhir pekannya dimulai dengan sempurna. Ia menjadi yang tercepat pada FP1 dan Practice, lalu posisi ketiga dalam kualifikasi.

Hari Sabtu penuh dengan tanda-tanda positif bagi #37. Memimpin sebagian besar Sprint. Namun sayang, blunder di Tikungan 2A menjelang akhir balapan membuatnya tersingkir dari persaingan. Bangkit dari kegagalan itu, Acosta keluar sebagai pemenang Grand Prix dan menyebut kemenangan ini bukan sekadar satu momen, melainkan sebuah perjalanan panjang.

Acosta: "Sangat bahagia. Saya masih ingat kemenangan terakhir saya di Indonesia pada 2023 (di kelas Moto2). Perjalanan panjang telah saya lalui untuk sampai di titik ini, dengan banyak sekali kesalahan. Sangat bahagia. Saya sangat senang untuk tim karena tahun lalu bukanlah masa yang mudah bagi saya maupun KTM. Bisa kembali ke GP kandang mereka, tampil sangat cepat sepanjang akhir pekan, dan kini memenangi balapan GP, sungguh luar biasa bagi saya maupun bagi mereka.

"Sayalah satu-satunya yang tidak akan rugi apa-apa. Saya tidak sedang bertarung memperebutkan gelar juara. Apa pun yang saya lakukan bersama KTM hasilnya bagus. Biasanya, saya selalu berada di dekat posisi podium.

"Menurut Saya, Kami Berhasil Memaksimalkan Akhir Pekan Ini"

GP Austria juga menjadi momen krusial dalam perebutan gelar juara. Setelah comeback yang luar biasa untuk memenangi Sprint, Jorge Martin mengemas medali emas dan melanjutkannya dengan finis kedua pada balapan Grand Prix. Martinator meninggalkan Red Bull Ring dengan keunggulan 12 poin yang sangat penting dalam klasemen Kejuaraan, serta membawa banyak hal positif menjelang rangkaian balapan di luar Eropa (flyaway races).

Martin: "Saya mengawali akhir pekan ini dengan banyak keraguan mengenai kondisi fisik saya. Pada akhirnya, semuanya berjalan sangat lancar, jadi sepertinya kami tidak perlu melakukan operasi. Ini hal yang sangat penting. Saya rasa performa saya sangat kompetitif. Hari ini saya benar-benar mengerahkan kemampuan terbaik. Awal balapan saya cukup bagus. Lalu, saat Pedro menyalip saya, saya pikir itu momen yang tepat untuk sedikit lebih menghemat bahan bakar dan ban, lalu mungkin menyerang di akhir balapan. Namun, dia melakukan manajemen balapan dengan luar biasa. Dia tak terkejar hari ini. Menurut saya, kami berhasil memaksimalkan akhir pekan ini.

"Saya rasa hari ini Pedro berjuang demi sesuatu yang lebih dari sekadar kemenangan setelah perjuangan panjang yang telah dilaluinya. Selamat untuk Pedro."

"Tuas Rem Depan Tidak Konsisten"

Di sisi lain, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) turun ke peringkat kedua klasemen karena tidak dapat memaksimalkan potensi perolehan poinnya sepanjang akhir pekan GP Austria. Setelah finis kedua di Sprint dan kemudian mengamankan posisi kelima dalam Grand Prix, sang Juara Dunia bertahan mengumpulkan total 20 poin. Ini bukanlah skenario ideal bagi #93, yang kini harus kembali menyusun strategi menjelang balapan di sirkuit yang menyimpan kenangan manis – Motegi.

Marc Marquez: "Kecepatannya ada. Kami memang lebih kesulitan dibandingkan akhir pekan-akhir pekan sebelumnya, tetapi kami tetap mampu bersaing. Namun masalahnya, pada awal balapan, saya mengalami banyak sekali kendala dengan rem depan. Karena itulah saya melebar di Tikungan 1. Tuas rem depan terasa tidak konsisten. Tiitik pengereman setiap kalinya berbeda-beda. Saat saya melakukan kesalahan di Tikungan 1, saya mengerem tetapi tuasnya terasa kosong, tidak ada respons sama sekali, dan akibatnya saya melebar jauh sekali. Bukan cuma sedikit, tapi jauh sekali.

"Dan saya merasa hari ini kami sangat beruntung, karena pada satu momen dalam balapan, saya sempat berpikir bahwa, 'Oke, saya tidak bisa melanjutkan lagi'. Namun kemudian, remnya mulai berfungsi kembali dari satu lap ke lap berikutnya. Setelah itu saya mulai melaju lebih cepat lagi dan memperbaiki posisi, tetapi tentu saja, itu sudah terlambat."

"Balapan yang Berat. Saya Tampil Kompetitif"

Marco Bezzecchi kembali menunjukkan performa level podium di Red Bull Ring. Ia kembali podium setelah insiden kecelakaan di Misano. Bez memangkas selisih poin dengan Marc Marquez sebanyak tiga poin setelah mengakhiri akhir pekan yang ia gambarkan sebagai momen yang berat. Merasa beruntung pada Sabtu, namun merasa hasil hari Minggu memang layak ia dapatkan, Bezzecchi merefleksikan perjalanan yang penuh pasang surut.

Bezzecchi: "Ini akhir pekan yang berat. Hari Jumat bukan yang terbaik. Awal akhir pekan secara keseluruhan juga bukan yang terbaik. Kecepatan saya tidak terlalu buruk, tetapi tidak cukup dekat dengan para pembalap papan atas seperti Pedro, Jorge, dan Marc. Jadi, saya tidak benar-benar berekspektasi bisa naik podium.

"Kemarin (Sabtu), menurut saya, kesalahan Pedro sangat membantu, tetapi hasil (Grand Prix) hari ini, menurut saya, benar-benar layak saya dapatkan. Balapan yang berat. Saya tampil kompetitif. Saya bekerja keras untuk melakukan perbaikan. Saya sangat puas, jadi terima kasih kepada tim dan pihak pabrikan, seperti biasa, dan kami akan melangkah maju."

"Akhir Pekan Ini Benar-benar Mengejutkan Saya"

Sosok yang kembali beraksi di Red Bull Ring tak lain adalah Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team). Menyebut kembalinya sebagai aksi heroik mungkin masih terasa kurang menggambarkan betapa hebatnya pencapaian #79.

Ogura finis keempat pada Sprint, lalu mengulangi performanya dengan raihan posisi keempat di GP Austria – mengumpulkan total 19 poin sepanjang akhir pekan. Ia sekarang menantikan balapan kandangnya di Motegi dan ingin menyuguhkan penampilan memukau bagi para penggemar.

Ogura: "Akhir pekan ini benar-benar memberikan kejutan yang menyenangkan bagi saya; seperti yang Anda katakan, saya finis di posisi keempat dalam kedua balapan. Sesi kualifikasi berjalan lancar dan saya tidak mengalami kecelakaan, jadi hasilnya sungguh luar biasa.

"Hal terpenting bagi saya adalah kami bisa jauh lebih dekat dengan para pembalap terdepan hari ini, kami melakukan start yang bagus, dan saya terus bersaing ketat di barisan depan sepanjang balapan. Saya senang bisa menjalani balapan ini sebagai momen kembalinya saya setelah cedera; ya, ini benar-benar akhir pekan yang indah.

"Saya ingin masyarakat Jepang menikmati tontonan balapan ini, dan tentu saja saya akan berusaha sebaik mungkin di sana, meski saya belum tahu bagaimana jalannya akhir pekan itu nanti. Tugas saya adalah memberikan performa maksimal, dan jika orang-orang bisa menikmati gaya balap saya, maka saya pun ikut senang. Kita lihat saja nanti."

"Saya Yakin Ini yang Pertama dari Banyak Kemenangan Lainnya"

Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) kembali menembus posisi 10 besar pada balapan kandang KTM, di mana pembalap Afrika Selatan itu mencatatkan hasil terbaiknya musim ini. Binder finis keenam, melintasi garis finis di belakang Marc Marquez sembari membawa banyak catatan positif. Ini menjadi momen istimewa lainnya dalam perjalanan kariernya bersama pabrikan oranye, seiring langkah menuju tantangan baru pada 2027.

Binder: "Secara keseluruhan, menurut saya ini adalah akhir pekan yang sukses di Red Bull Ring. Saya senang bisa meraih hasil finis terbaik tahun ini di posisi keenam. Tentu saja, saya sebenarnya berharap bisa memulai balapan dari posisi yang lebih depan. Saya sudah memberikan yang terbaik.

"Saya puas dengan kecepatan yang berhasil saya tunjukkan dan senang dengan kinerja tim sepanjang akhir pekan ini. Kerja bagus untuk tim saya, dan selamat kepada Pedro atas kemenangan pertamanya. Dia benar-benar layak mendapatkannya, dan saya yakin ini adalah yang pertama dari banyak kemenangan lainnya."

Flyaway Dimulai!

Tonton setiap sesi secara LIVE atau OnDemand dengan MotoGP VideoPass. Kini diskon 75%!

Langganan Sekarang!
Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.