Carlos Ezpeleta Tekankan Komitmen MotoGP Tingkatkan Keselamatan

MotoGP Chief Sporting Officer, Carlos Ezpeleta, menjelaskan bagaimana berbagai pemangku kepentingan bekerja sama untuk membuat MotoGP lebih aman.

MotoGP Chief Sporting Officer, Carlos Ezpeleta, bergabung dalam siaran langsung pada Jumat (29/5) di Mugello, membahas beberapa poin penting setelah insiden di Grand Prix Catalunya.

Mulai dari Race Direction, hingga tim, pabrikan, pembalap, dan kejuaraan itu sendiri, evaluasi selalu dilakukan di seluruh paddock setiap kali terjadi insiden, yang mana olahraga ini dapat bekerja sama untuk meningkatkan kualitas.

"Setelah Barcelona, ​​Race Direction dan kami bersama-sama, kami ingin menyelaraskan semua tim sesegera mungkin, melihat apakah ada yang perlu ditingkatkan, berbicara dengan tim, dan kami berbicara dengan para pembalap di Komisi Keselamatan," ucap Ezpeleta.

"Setelah setiap insiden, kita harus melihat apa yang dapat kita pelajari, apa yang dapat kita tingkatkan. Saya pikir ada konsensus di antara tim bahwa regulasi dan proses yang diikuti di Barcelona sudah benar. Itu, menurut saya, adalah titik awal yang tepat."

Prosedur dan balapan yang dimulai ulang (restart) berada di bawah wewenang Race Direction, seperti yang dijelaskan Ezpeleta.

"Ketika Race Direction berbicara dengan tim kemarin, mereka setuju bahwa proses yang diikuti sudah benar. Jelas tidak ada yang salah dengan trek, pada saat diputuskan kedua balapan akan dimulai ulang, kedua pembalap sudah sadar saat itu, sudah keluar dari bahaya besar, jadi itulah proses yang diikuti. Itu adalah keputusan Race Direction," terang Ezpeleta.

Dalam hal tim, pabrikan, dan motor, ada banyak hal yang sedang dibahas.

"Ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan yang mulai kami pertimbangkan dengan tim," jelas Ezpeleta. "Salah satunya adalah grid itu sendiri, jika ada perubahan yang perlu dipertimbangkan untuk memberikan lebih banyak ruang antar pembalap, memberikan lebih banyak ruang untuk bermanuver saat memasuki Tikungan 1. Yang lainnya adalah start yang bagus secara umum.

"Ada dua hal pada motor yang ingin kami periksa. Yang pertama adalah perlindungan di sekitar roda belakang, area lengan ayun (swingarm), setelah kecelakaan Johann (Zarco). Yang lainnya adalah jika terjadi kerusakan motor seperti yang dialami Pedro (Acosta), memberikan peringatan kepada motor yang mendekati area tersebut, yang dalam kasus Alex (Marquez) mungkin tidak akan banyak mengubah keadaan karena dia sangat dekat dengan Pedro, tetapi mungkin pada kesempatan lain hal itu benar-benar dapat membuat perbedaan. Jadi ada empat area yang sedang kami pertimbangkan, tidak mungkin untuk bereaksi tepat waktu untuk akhir pekan ini, tetapi saya pikir keempat area tersebut adalah area di mana kami dapat membuat perbedaan," paparnya.

Desain grid juga akan diajukan kepada para pembalap, yang selalu memiliki kesempatan untuk memberikan masukan mereka di Komisi Keselamatan, yang berlangsung setiap Jumat malam pada setiap akhir pekan Grand Prix.

"Mengenai desain grid, ada konsensus bahwa kita harus mempertimbangkannya, dengan suara bulat dari semua 11 tim, dan kami akan berbicara dengan para pembalap hari ini tentang apa yang paling masuk akal," tegas Ezpeleta.

"Ada pemikiran bahwa kita harus melakukannya sesegera mungkin tetapi paling lambat musim 2027, mengubah grid adalah perubahan besar bagi olahraga ini, dalam beberapa kesempatan mengingat jarak dari garis start ke tikungan terakhir, kita mungkin harus mengubah hal-hal yang lebih besar di sirkuit.

"Mengenai perangkat holeshot, ini adalah percakapan yang memiliki batas waktu, mengingat perangkat holeshot tidak akan ada lagi pada 2027 karena regulasi baru. Jadi ini adalah percakapan tentang apa yang dapat kita lakukan tahun ini."

Diskusi tersebut sudah berjalan dengan baik.

"Usulan dan pertimbangannya berlaku di semua sirkuit secara umum, namun jelas bahwa ada dua sirkuit yang tersisa di mana pengereman di Tikungan 1 tidak begitu bagus sehingga Anda mungkin berisiko tidak mengaktifkan perangkat holeshot. Pertimbangan itu sekarang ada di meja para pabrikan dan mereka harus mempertimbangkannya di semua sirkuit," terang Ezpeleta.

Topik lain yang sedang dipertimbangkan oleh para pabrikan adalah lengan ayun (swingarm) dan sifat kecelakaan Zarco. "Sayangnya insiden Johann adalah yang paling mengerikan yang pernah kita lihat, tetapi bukan satu-satunya yang pernah kita lihat dalam olahraga ini. Terserah para pabrikan untuk memutuskan tetapi kami tidak berpikir itu terlalu mengada-ada untuk menemukan solusi," ujar Ezpeleta.

"Saya sudah berbicara dengan beberapa pembalap dan saya pikir penting bagi mereka untuk berbicara di hadapan Komisi Keselamatan. Saya juga berpikir penting agar keadaan mereda setelah Barcelona, ​​insiden-insidennya sangat mengerikan. Saya berada di sebuah acara di Red Bull Ring pada Selasa lalu bersama Pedro, Brad (Binder), Toprak (Razgatlioglu), dan Enea Bastianini, dan setelah 48 jam, setelah sedikit mereda, mereka lebih sejalan dengan keputusan yang telah diambil.

"Tahun depan, akan ada langkah besar dalam regulasi yang seharusnya tidak hanya membuat olahraga ini lebih aman, yang merupakan tujuan utama, tetapi juga membuat olahraga ini menjadi lebih baik. Itu adalah sesuatu yang kita semua nantikan. Banyak yang telah dilakukan, namun masih banyak yang harus dilakukan dan menjelang akhir pekan seperti ini, penting bagi kita untuk melakukan percakapan tersebut," pungkasnya.

Dapatkan Newsletter Resmi MotoGP™!
Buat akun sekarang untuk mengakses konten video, laporan hasil balapan, hingga Newsletter MotoGP™ serta informasi menarik lainnya.