Zaccone
61

Alessandro Zaccone

  • Kebangsaan
    it flag
    Italy
  • Tim Aruba Cloud MotoE™ Team
  • Motor Ducati
  • Tanggal Lahir 10/01/1999 (27 yrs)
  • Tempat Lahir Rimini, Italy

Statistik Performa

Statistik Pembalap

Statistik Pembalap

Biografi Pembalap

Motor

Ducati

Tanggal Lahir

10/01/1999

Tempat Lahir

Rimini

Tinggi

174 cm

Berat

74 kg

Biografi

Alessandro Zaccone masuk 10 besar di European Superstock 600 pada 2014, dan mengulanginya pada 2015. Ia lalu berkompetisi di World Supersport Championship untuk 2016 dan 2017. Pada 2018, Zaccone meninggalkan paddock WorldSBK dan berpartisipasi dalam FIM CEV Moto2™ European Championship. Tahun pertamanya ditutup dengan menempati peringkat ke-10 klasemen akhir. Ia meraih kemenangan perdana di CEV Moto2™ dalam balapan di Estoril, dilanjutkan dua podium. Hasil ini membawanya duduki peringkat ketiga secara keseluruhan. Zaccone kembali menduduki peringkat ketiga klasemen akhir di CEV Moto2™ 2020. Musim ini turut menandai debutnya dalam FIM Enel MotoE™ World Cup bersama Trentino Gresini MotoE™ dan mencatatkan hasil P12 secara keseluruhan. Untuk 2021, ia menandatangani kontrak dengan OCTO Pramac MotoE™. Kepercayaan tim dibayarnya lewat catatan kemenangan di putaran pembuka Jerez. Dua podium berikutnya membuatnya berada di puncak klasemen, tetapi ketidakberuntungan menaungi pembalap Italia dalam putaran final Misano. Ia tersingkir dari Race 1, serta dinyatakan tidak fit untuk balapan. Zaccone pun menempati peringkat kelima secara keseluruhan. Melihat potensi pada dirinya, Gresini Racing Moto2™ memberinya kursi balap di Kejuaraan Dunia. Namun, pada 2023, ia kembali berkompetisi di MotoE™. Kali ini bersama Tech3 E-Racing. Cukup konsisten mencetak poin, Zaccone menyelesaikan musim di peringkat ke-11 klasemen akhir. Tech3 E-Racing tetap mempercayai pembalap Italia itu untuk mengarungi FIM Enel MotoE™ World Championship 2024. Ia menjawab kepercayaan dengan kemenangan dan menutup musim di peringkat kelima klasemen akhir. Direkrut oleh Aruba Cloud MotoE ™ Racing Team, Zaccone menjadi salah satu pesaing untuk gelar 2025.