Empat pembalap teratas pada klasemen hanya terpaut 25 poin. Sejauh ini, MotoGP telah menghadirkan musim penuh aksi, drama, dan ketegangan dalam sepuluh Grand Prix pertama pada 2026. Kini, jelang libur musim panas, Sachsenring akan menyambut bintang-bintang kelas premier.
TERITORI #93
Mari kita mulai dengan satu pembalap yang berpotensi menjadi pemuncak klasemen menjelang musim panas: Marc Marquez (Ducati Lenovo Team). Sachsenring adalah wilayah kekuasaan #93 dan meskipun menjalani balapan yang konservatif di Assen, sang Juara Dunia bertahan adalah favorit untuk meraih kemenangan ganda akhir pekan ini. Mengincar kemenangan MotoGP kesepuluh di sirkuit berlawanan arah jarum jam, Marc Marquez mungkin ingin mengirimkan pesan ancaman kepada para rivalnya, terutama dalam perburuan gelar juara.
RIVALITAS REKAN SETIM
Klasemen benar-benar bisa terlihat sangat berbeda usai paruh pertama musim. Jorge Martin (Aprilia Racing) memimpin klasemen Kejuaraan untuk pertama kalinya sejak dinobatkan sebagai Juara Dunia pada 2024 lalu.
Dan pemenang GP Jerman 2023 ini tentu ingin mempertahankan keunggulannya atas rekan setimnya, Marco Bezzecchi. Pembalap Italia itu mengalami kecelakaan hebat di Assen. Untungnya, #72 terhindar dari cedera serius, serta siap beraksi di Sachsenring. Tujuh poin memisahkan Martin dari Bezzecchi. Semuanya masih bisa terjadi pada puncak klasemen.
PENGEJARAN PANAS
Berada dalam jangkauan untuk memuncaki klasemen adalah Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team). Diggia terus berjuang meraih hasil dan memanfaatkan poin ketika barisan pesaingnya bertumbangan. Ia menjadi pesaing di Jerman tahun lalu, sebelum kecelakaan memupus peluang podiumnya.
Juga dalam perburuan, pemenang MotoGP terbaru: Ai Ogura (SuperFile Trackhouse MotoGP Team). Tertinggal 25 poin, pembalap Jepang ini menjadi bintang di Assen, namun Sachsenring menghadirkan tantangan baru. Belum ada pembalap Jepang yang meraih kemenangan beruntun dan terakhir kali seorang pembalap Jepang memimpin klasemen Kejuaraan adalah 51 tahun yang lalu.
PESAING DI LUAR
Kali terakhir Raul Fernandez (SuperFile Trackhouse MotoGP Team) memenangi Sprint dan finis kedua dalam balapan Grand Prix, membawanya ke peringkat keenam klasemen. Ia saat ini tertinggal 55 poin dari Martin. Setelah akhir pekan terbaiknya sejauh musim ini, pembalap #25 itu dalam kondisi prima.
Kemudian ada Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) dan Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing). Keduanya datang ke Sachsenring dengan harapan baru, mencoba melupakan DNF di Assen. Pecco adalah pemenang GP Jerman 2024, sementara Acosta baru saja menjalani operasi Carpal Tunnel Syndrome.
Di sisi lain, Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP) menempati peringkat kesembilan klasemen setelah penampilan heroiknya di GP Belanda mengantarkannya finis kelima. Rekan setimnya, Fermin Aldeguer, menghuni peringkat kesepuluh dalam klasemen. Namun, menyusul kecelakaannya di Assen, Gresini Racing telah mengonfirmasi bahwa #54 tak akan digantikan di Sachsenring.
TETAP PERLU DIPERHATIKAN
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) finis kedelapan di Assen, dan El Diablo berharap dapat mengulangi performa yang sama atau lebih baik di Sachsenring. Sementara itu, Luca Marini (Honda HRC Castrol) hanya berjarak lima poin dari sepuluh besar klasemen.
Rekan setimnya, Joan Mir, bertekad bangkit di GP Jerman, sedangkan finis sepuluh besar ketiga berturut-turut dalam balapan terakhir untuk Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3) membuatnya secara bertahap naik peringkat.
Diogo Moreira (Pro Honda LCR) mengincar sepuluh besar di Sachsenring. Sang rookie memiliki poin yang sama dengan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team), yang tentunya juga mengincar raihan maksimal.
Secara konsisten berada dalam posisi sepuluh besar, Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) mengemas finis ketujuh di GP Jerman musim lalu. Adapun duo Prima Pramac Yamaha MotoGP, Jack Miller dan Toprak Razgatlioglu, serta Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP), berharap layout Sachsenring akan membantu paket Yamaha V4.
Maverick Vinales (Red Bull KTM Tech 3) makin mendekati posisi sepuluh besar pertamanya musim ini, di sirkuit tempat ia mengalami cedera bahu tahun lalu. Terakhir, Cal Crutchlow (Castrol Honda LCR) masih menggantikan Johann Zarco. Pembalap Inggris ini sebelumnya telah tiga kali naik podium di Sachsenring.
Jadi, mampukah Marc Marquez petik kemenangan ganda akhir perkan ini dan memasuki musim panas dengan peringkat yang lebih dekat di puncak klasemen? Atau justru rivalnya yang tampil gemilang untuk memberikan kejutan di wilayah kekuasaan #93? Kita akan segera mengetahuinya di Liqui Moly Grand Prix Jerman!