Monster Energy Grand Prix Catalunya memanggil! Ya, olahraga paling seru di dunia ini tiba di dengan dua pembalap teratas dalam klasemen Kejuaraan Dunia hanya terpaut satu poin. Sementara Juara Dunia bertahan, Marc Marquez (Ducati Lenovo Team) absen, persaingan antara rekan setim Aprilia Racing, Marco Bezzecchi dan Jorge Martin, diyakini mulai memanas jelang aksi di Sirkuit Barcelona-Catalunya akhir pekan ini.
MM93 MENEPI
Di luar perebutan titel, berita utama yang datang dari Le Mans adalah absennya favorit tuan rumah di Barcelona, Marc Marquez. Rider bernomor #93 menjalani operasi ganda yang sukses pada bahu kanan dan kaki kanannya usai kecelakaan di highside dalam balapan Tissot Sprint. Juara Dunia MotoGP tujuh kali itu tidak akan digantikan GP Catalunya. Lekas pulih untuknya.
SATU POIN: BEZ VS MARTIN
588 Hari setelah kemenangannya di Grand Prix Indonesia 2024, Martin kembali ke podium tertinggi di GP Prancis. Ini merupakan kali pertama baginya sejak menjadi Juara Dunia MotoGP. Kemenangan ganda pada Sprint dan Grand Prix, perolehan poin maksimal, yang belum mampu dicapai oleh pembalap #89 sejak ia membubuhkan kemenangan ganda di GP Prancis 2024.
Tentunya itu pesan yang jelas kepada Bezzecchi, dan jutaan orang yang menonton di seluruh dunia, bahwa Martinator telah kembali. Spaniard juga akan mendapatkan banyak dukungan dari penonton GP Catalunya sirkuit yang menyaksikan dirinya dinobatkan sebagai Juara Dunia dua musim lalu.
Fakta bahwa, baik Martin maupun Bezzecchi, belum pernah finis di luar empat besar pada balapan Grand Prix sejauh ini adalah tanda yang jelas bahwa duo Aprilia tersebut berada barisan terdepan untuk perburuan titel. Bezzecchi masih memimpin klasemen, berkat raihan finis kedua yang solid di GP Prancis. Akan tetapi, dapatkah ia meredam Martin?
PEMBURU POIN
Jika melihat klasemen, pengejar utama tetaplah Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team). Yang mengesankannya, Diggia adalah satu-satunya pembalap Ducati dalam enam besar setelah lima putaran. Ditambah manuvernya di tikungan terakhir terhadap Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) yang berada di peringkat keempat klasemen – termasuk pandangan nakal #49 ke belakang, yang memantik #37 untuk membalasnya – berarti Di Giannantonio juga kembali unggul satu poin atas bintang KTM tersebut. Waspadai persaingan lanjutan mereka berdua.
Poin Pembicaraan: Pedro Acosta Vs Fabio Di Giannantonio
Di Giannantonio dan Acosta tentu akan sangat menginginkan podium di Barcelona. Apalagi usa keduanya harus mengakui keunggulan Ai Ogura (Trackhouse MotoGP Team) di Le Mans. Podium perdana bagi #79 datang dengan gaya yang memukau. Sebagai pembalap Jepang pertama yang naik podium MotoGP sejak 2012, Ogura sekarang menduduki peringkat kelima klasemen. Jika ia sudah bisa mengatasi masalahnya saat kualifikasi, Juara Dunia Moto2 2024 ini bisa menjadi penantang kemenangan secara reguler.
USUNG MISI BANGKIT
Setelah melihat Aprilia mengunci 1-2-3 di GP Prancis, Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP Team) menyesalkan masalah slipstream yang dialaminya, yang membuatnya harus puas finis keenam. Rekan setimnya, Ogura, juga telah melampaui peringkatnya dalam klasemen. Jadi, takan bakal mengherankan jika Fernandez bersemangat betul untuk memberikan respons di kandangnya sendiri.
Akhir pekan yang menjanjikan lebih dari sekadar jam tangan Tissot dan medali perak? Itulah yang dirasakan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team). Meskipun gagal finis, Pecco memancarkan aura positif usai menunjukkan bahwa ia adalah salah satu pembalap tercepat sepanjang akhir pekan di Le Mans. Saatnya mengulanginya, tanpa kecelakaan, di Catalunya – trek pernah dimenanginya dua kali pada 2024.
Pembalap Ducati lainnya yang mengalami gagal finis adalah Alex Marquez (BK8 Gresini Racing MotoGP). Pemenang GP Spanyol itu tersingkir lebih awal. Tetapi ia menghadapi GP Catalunya berbekal kemenangan musim 2025. Salah satu yang patut diperhitungkan.
MENINGKAT
Enea Bastianini (Red Bull KTM Tech3), finis ketiga di Barcelona musim lalu, menunjukkan serangkaian hasil solid setelah dua Grand Prix pembuka yang sulit. Kini ia telah meraih tiga kali finis delapan besar berturut-turut balapan balapan hari Minggu, dan hanya tertinggal empat poin dari Bagnaia dalam klasemen. Di garasi Red Bull KTM Tech3 lainnya, kita masih menunggu apakah Maverick Vinales kembali beraksi usai absen karena pemulihan pascaoperasi bahu.
Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) telah memaksimalkan potensi Yamaha V4 di hadapan 300 ribu penonton sepanjang akhir pekan di Le Mans. Dua kali finis enam besar menandai akhir pekan terbaik El Diablo sejauh ini. Semoga saja kemajuan #20 dapat dipertahankan di GP Catalunya, trek yang pernah dikuasai sebelumnya.
Fermin Aldeguer (BK8 Gresini Racing MotoGP) berupaya memulihkan diri dari cedera pramusim. Finis kesembilan di Le Mans merupakan finis 10 besar ketiga bagi Rookie of the Year 2025 itu. Dan meskipun itu bukan hasil yang diharapkan, Aldeguer masih jauh dari kondisi fit sepenuhnya.
UPAYA HRC BALIKKAN KEADAAN
Ada lebih dari satu tanda (lagi) di GP Prancis bahwa HRC tidak jauh tertinggal, tetapi raupan poin tetap berbicara. Hasil tak mencerminkan potensi sebenarnya usai kecelakaan Joan Mir (Honda HRC Castrol) dari posisi enam besar, yang berarti itu adalah empat kali DNF dalam lima balapan bagi Juara Dunia MotoGP 2020.
Akhir pekan Grand Prix kandang Johann Zarco (Castrol Honda LCR) meredup setelah penampilan puncak pada sesi Jumat. Ia dan Luca Marini (Honda HRC Castrol) hanya meraih posisi finis ke-11 dan ke-10. Setelah mengantongi poin Sprint pertamanya musim ini, rookie Diogo Moreira (Pro Honda LCR) mengalami DNF pertamanya akhir pekan lalu.
INGINKAN PERBAIKAN
Kendati hari Jumat di Le Mans sangat menjanjikan bagi Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP), Sabtu dan Minggu tak berjalan sesuai harapan. Namun demikian, poin tetap diraih oleh #42, diikuti Toprak Razgatlioglu dan rekan setimnya di Prima Pramac Yamaha MotoGP, Jack Miller, dengan keempat Yamaha menembus 15 besar untuk pertama kalinya musim ini. Sebuah langkah kecil ke depan.
Itu serupa dengan apa yang bakal diupayakan Franco Morbidelli (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) di Barcelona. Finis ke-14 di GP Prancis berarti Franky belum pernah masuk 10 besar pada balapan hari Minggu sejak GP Thailand.
Walau mengalami kecelakaan di Tikungan 7, Brad Binder (Red Bull KTM Factory Racing) meninggalkan Le Mans dengan kepercayaan diri yang lebih tinggi usai menemukan performa yang lebih baik. Pembalap Afrika Selatan itu berharap dapat melanjutkan performanya di GP Catalunya.
Sudah ada beberapa kejutan besar sejauh ini, dan Barcelona bisa memberikan lebih banyak lagi. Satu poin adalah selisih yang sangat tipis. Jad, siapa yang akan mendominasi Monster Energy Grand Prix Catalunya? Pantau aksinya pada 15-17 Mei!