Bastianini
23

Enea Bastianini

  • Kebangsaan
    it flag
    Italy
  • Tim Red Bull KTM Tech3
  • Motor KTM
  • Tanggal Lahir 30/12/1997 (28 yrs)
  • Tempat Lahir Rimini, Italy

Performance stats

Statistik Pembalap

Statistik Pembalap

Video

Biografi Pembalap

Motor

KTM

Tanggal Lahir

30/12/1997

Tempat Lahir

Rimini

Tinggi

168 cm

Berat

64 kg

Biografi

Enea Bastianini curi perhatian saat menangi dua balapan di Red Bull Rookies Cup 2013, dan ketika ambil bagian sebanyak lima kali dalam Kejuaraan Nasional Italia Moto3™. Pada usia yang baru menginjak 16 tahun, Bastianini debut Kejuaraan Dunia Grand Prix musim 2014, bersama Junior Team GO&FUN Moto3 yang dipimpin mendiang Fausto Gresini. Tampil impresif dan cetak tiga podium, ‘La Bestia’ dipertahankan tim untuk 2015. Namun, ia tak lagi kendarai KTM, melainkan berganti ke Honda. Walau begitu, Bastianini jadi penantang gelar. Lima podium dan satu kemenangan di Misano membawanya duduki peringkat ketiga klasemen akhir.

Musim 2016, pembalap Italia itu bertahan dengan Gresini, serta berhasil keluar sebagai runner-up. Setahun berikutnya, Bastianini pindah ke Estrella Galicia 0,0. Meski dilanda kesulitan, sang pembalap masih dapat amankan tiga podium dan pole position. Kemudian pada 2018, Bastianini direkrut Leopard Racing untuk menggantikan Joan Mir. Usai raihan enam podium, termasuk satu kemenangan, Bastianini berada di peringkat keempat secara keseluruhan.

Kejuaraan Dunia Moto2™2020 menandai tahun kesuksesan dalam karier balap ‘La Bestia’. Diawali dengan podium di GP Qatar, yang lalu dilanjutkan kemenangan back-to-back di GP Andalusia dan GP Ceko. Setelah itu, Bastianini naik podium di Misano, menjadikannya sebagai penantang gelar. Dan dalam enam balapan tterakhir tahun itu, Bastianini tak pernah finis di luar enam besar. Buah konsistensi ini pun mengantarkannya ke tangga juara dunia.

Bastianini berstatus rookie MotoGP™ pada 2021. Kendati dibekali motor Ducati berusia satu tahun lebih tua, ‘La Bestia’ mampu berperforma cemerlang lewat raihan podium di GP San Marino dan GP Emilia Romagna. Sinarnya makin terang sepanjang 2022. Semuanya berawal dari kemenangan mengejutkan dalam balapan pembuka GP Qatar. Tak berhenti sampai di situ, Bastianini menambah koleksi podium tertinggi dengan finis pertama di Austin dan Le Mans. Ia bahkan mengalahkan Francesco Bagnaia setelah berduel panas pada lap terakhir di Aragon.

Penampilan apiknya mengantarkan Bestia duduki kursi pabrikan Ducati untuk 2023. Namun, cedera bahu saat putaran pembuka GP Portugal membuat musimnya menemui jalan terjal. Pembalap bernomor #23 itu bahkan kembali dibekap cedera di Catalunya. Akan tetapi, Bastianini bangkit dengan keberhasilan meraih kemenangan di GP Malaysia. Bastianini membuka musim 2024 dengan baik. Menjadi salah satu penantang gelar juara berkat sembilan podium, termasuk dua kemenangan. Kendati akhirnya tak meraih titel, ia mencatatkan musim terbaiknya dengan menduduki peringkat keempat klasemen akhir Kejuaraan Dunia. Pada 2025, ia akan menghadapi tantangan baru dengan seragam Red Bull KTM Tech3.

Berita

Video